Senin, 25 Maret 2019

Perusahaan Diminta Lindungi Driver Ojek Online dengan BPJS

Perusahaan Diminta Lindungi Driver Ojek Online dengan BPJS
Seiring dengan terbitnya aturan tarif ojek online, Kementerian Perhubungan, melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, mendorong perusahaan aplikasi ojek online untuk melindungi mitra pengemudinya dengan asuransi. Karena itu, aplikator diminta segera menjalin kerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Kesehatan."Kami minta ada perlindungan keselamatan bagi mitra pengemudi," kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi di kantornya, Jakarta Pusat, Senin 25 Maret 2019 siang.

Budi Setiyadi menyarankan, pihak perusahaan aplikator sebaiknya segera menjalin kerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Kesehatan untuk mendaftarkan asuransi bagi mitra-mitra pengemudinya. Asuransi kesehatan ini penting lantaran para pengemudi setiap hari bekerja di jalanan dan berhadapan dengan risiko kecelakaan yang tinggi.

Aturan mengenai jaminan kesehatan itu sejatinya termaktub dalam komponen biaya langsung yang diterima pengemudi dari aplikator. Komponen ini disebut dalam tarif anyar ojek online yang dirilis Kementerian.Selain jaminan kesehatan, komponen lainnya adalah biaya penyusutan kendaraan, biaya modal, biaya pajak kendaraan bermotor, biaya BBM. Lalu, biaya ban, biaya pemeliharaan dan perbaikan, biaya penyusutan ponsel, biaya pulsa dan kuota Internet, serta biaya profit mitra.

Tak hanya meminta perusahaan bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, Kementerian juga menyarankan perusahaan ojek online bekerja sama dengan pihak BPJS Ketenagakerjaan. Sebelumnya, jaminan tentang keselamatan dan keamanan pengemudi tersebut telah diatur dalam Peraturan Menteri (PM) Nomor 12 Tahun 2019 tentang Perlindungan Keselamatan Pengguna Sepeda Motor yang Digunakan untuk Kepentingan Masyarakat.

Serunya Wisatawan Makan Bareng Ala Sasak di Gili Trawangan

Serunya Wisatawan Makan Bareng Ala Sasak di Gili Trawangan
Ratusan wisatawan mancanegara berkerumun di Sunset Point Gili Trawangan Lombok, Nusa Tenggara Barat, Sabtu siang 23 Maret 2019. Mereka duduk bersila menghadapi Dulang Pesaji atau nampan berisi makanan khas Lombok sebagai acara makan bersama tradisi suku Sasak di Lombok.
Inilah acara makan bersama ala etnis Sasak Lombok yang diadakan para pelaku usaha pariwisata di Gili Trawangan. Ketua Panitia Penyelenggara Gili Megibung (makan bersama) Lalu Kusnawan mengatakan ingin memberikan pengalaman baru kepada wisatawan. "Kami ingin menampilkan atraksi yang mungkin belum pernah diikuti di tempat lain," kata Kusnawan kepada Tempo.

Acara Gili Megibung ini diikuti 250-an wisatawan asing yang membeli tiket masing-masing Rp 200 ribu. Gili Megibung dimulai dari prosesi arak-arakan dari arah timur Gili Trawangan menuju Sunset Point di bagian utara pulau wisata tersebut.
Sejumlah ran (juru masak laki-laki orang Sasak) menyerahkan hasil masakannya kepada penyelenggara. Megibung ini biasanya dilakukan pada penyelenggaraan kegiatan perkawinan. Selanjutnya dilakukan prosesi Njukutin atau mengisi Dulang dengan lauk pauknya. Kemudian dijejerkan.

Tempat duduk perempuan terpisah dengan laki-laki, makan langsung menggunakan tangan, dan menunggu dimulai Gili Megibung oleh tetua adat. "Aturan mainnya, harus cuci tangan sebelum dan sesudah makan didahului tetua adat," ujar Kusnawan yang juga general manager hotel di Gili Trawangan.Satu Dulang disajikan untuk 3 sampai 4 orang. Setiap dulang menggunakan alas daun pisang dan enau. Untuk minumnya tidak menggunakan gelas tetapi ceret tanah liat. Setiap dulang berisi beraneka menu lauk dan sayur lokal seperti Lawar Daging (Oseng-Oseng daging yang dicacah dibumbuin Belimbing), Sate Ikan Tanjung, sayur Ares yang terbuat dari batang pisang, kuah Lebui atau Kedelai Hitam, ada juga kue Cerorot dan Nagasari.

Juru bicara penyelenggara Gili Megibung, Rospati Dening Ayu mengatakan kegiatan ini diadakan untuk menampilkan sesuatu yang baru bagi wisatawan. "Semoga bisa menjadi daya tarik tersendiri saat musim sepi wisatawan ini," ucap Dening Ayu.
Dua wisatawAn asal Inggris, Charles dan Anna tampak antusias mengikuti kegiatan ini meskipun berbayar. Kendati sudah lima kali berkunjung ke Gili Trawangan, baru kali ini mereka mengikuti acara seperti ini. "Ini sangat bagus sekali. Saya akan kembali lagi," katanya.

Minggu, 24 Maret 2019

Lion Air Minta Maaf atas Insiden Penumpang Kehilangan Uang Hampir Rp4 Juta

Lion Air Minta Maaf atas Insiden Penumpang Kehilangan Uang Hampir Rp4 Juta
Netizen pemilik akun Instagram @zaaazira25 mengeluhkan peristiwa tak mengenakkan yang dialaminya bersama maskapai Lion Air. Ya, dia mengaku kehilangan lembaran uang Yen dan Dolar Amerika yang jika ditotal mencapai angka Rp3.979.850. Peristiwa itu dialaminya saat menumpang pesawat Lion Air JT-029 rute Denpasar-Jakarta.

Pada unggahannya tersebut, ia memperlihatkan dompet yang telah kosong melompong beserta koper yang isinya berantakan. Sang pemilik akun menduga, uangnya dicuri oleh oknum petugas bagasi Lion Air yang terlebih dahulu membobol koper miliknya yang berwarna merah. Menanggapi keluhan itu, maskapai Lion Air turut angkat bicara. Menurutnya, saat ini pihaknya telah menyelidiki hal tersebut.

Lion Air penerbangan JT-029 yang melayani dari Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali (DPS) ke Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang (CGK), Selasa 19 Maret 2019, bahwa saat ini masih dalam proses penyelidikan dan untuk nantinya dapat diberikan hasil rekomendasi," ujar Corporate Communications Strategic Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, Rabu (20/3/2019).

Danang menyampaikan permohonan maaf dari pihaknya, serta berjanji akan menindak tegas jika didapati ada pihaknya yang kedapatan melanggar peraturan yang ditetapkan maskapai berlogo singa terbang itu.
Lion Air menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang timbul kepada penumpang dimaksud, yang terkena dampak akibat dari penanganan bagasi. Lion Air akan melakukan penindakan tegas dan memberikan sanksi berat kepada petugas layanan di darat, bagi siapa saja yang terbukti melakukan perbuatan tersebut," tuturnya.

Ia mengimbau agar penumpang yang menyimpan barang pecah belah, dokumen penting, paspor dan dokumen identitas serta barang berharga lainnya agar disimpan di bagasi kabin."Lion Air tidak bertanggungjawab atas kerusakan atau kehilangan barang berharga yang ditempatkan dalam bagasi tercatat," kata dia.

Suami Nekat Tebas Tangan Istri Hingga Putus Lantaran Cemburu Buta

Suami Nekat Tebas Tangan Istri Hingga Putus Lantaran Cemburu Buta
Suryadi (29) alias Bacok nekat menebas tangan sang istri, Susilowaty (27) dengan sebilah parang hingga putus. Peristiwa itu terjadi kediaman mereka di Jalan Pramuka, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.Kapolsek Sungai Kakap, Iptu Anton Pardamean menerangkan peristiwa itu dipucu lantaran pelaku yang cemburu buta karena menduga istrinya selingkuh. Tak hanya itu, tetangga korban, Tjua Bu Nguan Juga turut menjadi korban. Saat ini kedua korban masih dirawat di RS St Antonius Pontianak.

adi, awalnya pelaku cekcok dengan istrinya. Dia menuduh istrinya selingkuh. Karena sering diejek temannya dan ditanya soal anak mereka yang sekarang sudah berusia tiga tahun itu, anaknya siapa?" kata Anton, Minggu (24/3/2019).
Cekcok itu terjadi pada Sabtu 23 Maret 2019 saat pelaku bertanya kembali ke istrinya terkait status anak mereka tersebut. Apakah hasil dari hubungan mereka atau perselingkuhan.

"Mereka memang sering cekcok. Tapi tidak seperti saat ini. Saat istrinya ditanya bahwa anak mereka anak siapa, si istri diam saja. Itulah yang membuat pelaku marah," terang Anton.
Cekcok kala itu, membuat emosi Bacok memuncak. Hingga dia mengambil sebilah parang dan berupaya menebas ke arah leher istrinya. Spontan, istri pelaku menangkis ayunan parang itu. "Sehingga tangan kanan istri pelaku putus," tutur Anton.

Saat kejadian, Tjua Bu Nguan berada di depan rumahnya. Dia berusaha menanyakan kepada pelaku, apa yang terjadi sebenarnya. Oleh pelaku yang kadung emosi, langsung menganiaya korban.
"Tetangganya yang lagi duduk di depan rumah dan akan pergi ke pasar. Kemudian didatangi pelaku. Tetangganya tanya ada apa. Pelaku diam dan langsung menganiaya tetangganya. Menurut pelaku dia tersinggung karena tetangganya ketawa saat dia bertengkar dengan istrinya," papar Anton.

Atas kejadian ini, korban membuat laporan ke Mapolsek Sungai Kakap. Dari serangkaian hasil penyelidikan yang dilakukan anggota Reskrim Polsek Sungai Raya, sejam kemudian pelaku langsung diamankan."Saat diinterogasi, pelaku mengakui telah melakukan penganiayaan terhadap kedua korban tersebut. Saat ini pelaku masih diperiksa. Dia dijerat Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan," tegas Anton.

Asal Usul Suami hingga Pengakuan Malam Pertama Lucinta Luna, BeginI Kata Dokter Soal Hubungan Seks

Asal Usul Suami hingga Pengakuan Malam Pertama Lucinta Luna, BeginI Kata Dokter Soal Hubungan Seks
Asal Usul Suami hingga Pengakuan Malam Pertama Lucinta Luna, BeginI Kata Dokter Soal Hubungan Seks
Setelah beredar foto pernikahan, Lucinta Luna kembali bikin heboh tentang pengakuan malam pertama Lucinta Luna. Penyanyi dan selebgram itu mengaku 'bertempur 10 Ronde di Malam Pertama.

Penyanyi Lucinta Luna baru-baru ini membuat heboh publik dengan kabar pernikahannya.
Pasalnya, wanita yang diduga seorang transgender ini sempat membuat geger karena banyak fakta yang mengungkap dirinya dulu seorang pria bernama Fattah.

Meski begitu, Lucinta Luna terus mengelak dirinya pria dan justru kerap mengumbar foto seksi nan erotis.
Setelah dikabarkan dekat dengan banyak pria selama menjajaki kariernya di dunia hiburan Tanah Air, kali ini Lucinta dikabarkan menikah dengan pria berkebangsaan Filipina.

Pria tersebut diketahui bernama Bii.
Fotonya dengan Lucinta Luna viral dengan mengenakan pakaian adat Jawa.

Diberdayakan oleh Blogger.