Senin, 08 April 2019

Selain Infeksi Menular Seksual, Ini Dampaknya Jika Sering Gonta-ganti Pasangan

Selain Infeksi Menular Seksual, Ini Dampaknya Jika Sering Gonta-ganti Pasangan
Kecenderungan untuk gonta-ganti pasangan seksual merupakan satu dari sekian banyak faktor risiko infeksi menular seksual. Namun, ini bukanlah satu-satunya dampak buruk dari perilaku tersebut. Terdapat sejumlah dampak biologis maupun psikologis yang dihadapi oleh orang-orang yang menjalaninya, dan berikut adalah beberapa di antaranya.

Apa dampak dari kebiasaan gonta-ganti pasangan seksual?
Memiliki lebih dari satu pasangan dapat berimbas pada kesehatan fisik maupun psikis Anda, misalnya:

1. Meningkatkan risiko HIV
Risiko penularan HIV lebih tinggi pada orang-orang yang yang berhubungan seksual dengan lebih dari dari satu pasangan. Semakin banyak pasangan yang Anda miliki, maka semakin besar kemungkinan salah satu di antaranya telah terinfeksi HIV dan tidak menyadarinya.
Untuk menurunkan angka infeksi HIV, CDC menyarankan agar setiap orang hanya berhubungan seksual dengan satu orang pasangan. Tindakan pencegahan juga dapat dilakukan saat Anda berhubungan seksual, yakni dengan menggunakan kondom serta melakukan aktivitas seksual yang memiliki risiko penularan lebih kecil dibandingkan seks anal atau vaginal.

2. Meningkatkan risiko infeksi menular seksual
Orang-orang yang sering gonta-ganti pasangan juga tidak luput dari risiko penularan infeksi menular seksual. CDC memperkirakan setidaknya 19 juta kasus baru infeksi menular seksual terjadi setiap tahun. Penyakit yang paling banyak muncul adalah gonorrhea, sifilis, dan infeksi jamur klamidia. Namun, yang paling umum di antaranya adalah infeksi human papillomavirus (HPV).
Infeksi menular seksual tidak boleh dianggap sebelah mata karena penyakit ini dapat menyebar ke bagian tubuh lain. Infeksi HPV bahkan diketahui berhubungan erat dengan kanker serviks, mulut, dan kerongkongan. Parahnya lagi, kebanyakan orang yang telah terinfeksi HPV biasanya tidak menyadarinya hingga gejala penyakit muncul.

3. Memicu perilaku berisiko
Sebuah penelitian jangka-panjang dilakukan untuk mengetahui hubungan antara kesehatan psikologis, jumlah pasangan, kecenderungan melakukan perilaku berisiko, dan penyalahgunaan zat adiktif.Hasilnya, orang yang sering gonta-ganti pasangan diketahui cenderung lebih mudah ketergantungan terhadap zat adiktif. Risikonya pun turut meningkat seiring bertambahnya jumlah pasangan seksual.Jumlah pasangan seksual memang tidak secara langsung memicu perilaku berisiko, tapi keduanya saling berkaitan. Tipe hubungan seperti ini berpotensi menimbulkan rasa tidak puas pada orang yang menjalaninya.

Akhirnya, mereka melakukan perilaku berisiko seperti mengonsumsi alkohol dan obat-obatan untuk mengalihkan diri. Selain itu, jika promiskuitas dikombinasi dengan perilaku berisiko lainnya seperti merokok, minum alkohol, penggunaan obat terlarang, kurang tidur dan pola makan yang buruk, maka dapat meningkatkan risiko beberapa penyakit kronis, salah satunya penyakit jantung.

4. Memicu depresi dan kekerasan dalam hubungan
Kecenderungan untuk gonta-ganti pasangan berpotensi membuat Anda melakukan hal-hal yang lebih berisiko dan berbahaya. Siklus ini akan terus berjalan dan mengakibatkan rasa rendah diri, ketidakharmonisan dalam hubungan, bahkan depresi. Memiliki lebih dari satu pasangan juga akan membuat Anda kesulitan mempertahankan hubungan yang Anda jalani.
Sejumlah penelitian turut sepakat bahwa orang-orang yang menjalani hubungan jangka panjang yang sehat dengan satu pasangan bisa menikmati hubungannya dengan lebih baik. Risiko kekerasan dalam hubungan pun lebih kecil dibandingkan orang-orang yang menjalani hal sebaliknya.

Apa pun alasannya, kebiasaan gonta-ganti pasangan adalah perilaku berisiko yang perlu dihindari. Perilaku ini tidak hanya merugikan secara emosional, tapi juga berpotensi menimbulkan sejumlah masalah kesehatan yang berbahaya. Jika Anda pernah terlibat situasi yang memungkinkan Anda untuk memiliki lebih dari satu pasangan, yuk, jadilah lebih bijak dengan tetap setia pada satu orang pasangan saja.

Seks Terasa Sakit Akibat Vaginismus (Vagina Menutup), Adakah Cara Mengatasinya?

Seks Terasa Sakit Akibat Vaginismus (Vagina Menutup), Adakah Cara Mengatasinya?
Seks seharusnya menjadi kegiatan yang romantis dan paling dinanti pasangan sejoli. Namun, beberapa wanita selalu merasakan sakit setiap kali berhubungan intim sehingga seks justru menjadi momok yang mengerikan. Keluhan sakit saat seks umumnya diakibatkan oleh vaginismus, kelainan yang membuat otot-otot dasar panggul malah mengejang dan mengencang erat sehingga vagina menutup saat mendapatkan rangsangan. Akibatnya, penetrasi terasa sangat sakit atau bahkan mustahil untuk dilakukan. Adakah cara mengatasi vaginismus?

Apa saja penyebab vaginismus?
Vaginismus bisa membuat seks terasa sakit karena berbagai faktor penyebab, baik secara fisik, emosional.

Umumnya, trauma kekerasan seksual di masa lalu, pola pikir yang negatif tentang seks, takut kebobolan hamil, masalah kepercayaan diri (citra tubuh), permasalahan dalam hubungan itu sendiri, efek samping obat atau pascaoperasi, hingga kondisi medis seperti infeksi atau riwayat cedera pada vagina bisa memicu terjadinya vaginismus.
Vaginismus juga bisa dipicu oleh minimnya persiapan sebelum seks pada wanita yang tidak memiliki faktor risiko di atas. Misalnya, foreplay kurang lama dan kurang mantap sehingga vagina belum benar-benar “basah” saat penetrasi telanjur berlangsung.

Vaginismus terjadi ketika otak membaca faktor risiko tersebut sebagai bahaya sehingga mengirimkan sinyal-sinyal pada tubuh untuk melindungi Anda dari ‘hal yang mengancam’. Kemudian, otot-otot dasar panggul dan sekitar vagina meresponnya dengan menutup diri.

Berbagai cara mengatasi vaginismus
Meski tidak secara langsung memengaruhi gairah seks (libido), vaginismus bisa membuat wanita enggan atau bahkan takut bercinta karena tidak ingin merasakan sakitnya. Kondisi ini lambat laun bisa menjadi masalah bagi urusan ranjang Anda dan pasangan.
Vaginismus juga bisa membuat Anda kesakitan saat memasukkan tampon selama menstruasi atau ketika dokter memasukkan spekulum untuk tes Pap smear. Lantas, bagaimana cara mengatasi vaginismus?

Senam Kegel
Pada umumnya, vagina yang mengencang dapat diperbaiki dengan rutin melakukan senam Kegel. Tujuannya adalah untuk melemaskan otot-otot di sekitar vagina. Cara melakukan Kegel mirip dengan insting mengencangkan otot panggul untuk menahan buang air kecil, yaitu:

Kencangkan otot panggul Anda dan tahan selama 10 detik. Jangan kencangkan otot-otot perut, pantat, atau paha saat melakukan Kegel.
Lemaskan kembali.
Ulangi sebanyak 20 kali. Anda dapat melakukan Kegel berkali-kali dalam sehari.
Terapi seks
Apabila penyebab nyeri saat seks Anda lebih mengacu pada masalah psikologis, seperti trauma dan ketakutan-ketakutan tertentu, konsultasi pada psikolog atau terapis seks bisa jadi langkah yang paling tepat untuk mengatasi vaginismus.

Konseling mungkin bisa dilakukan oleh Anda sendiri atau berdua dengan pasangan untuk mencari solusi yang terbaik bersama-sama. Teknik relaksasi dan hipnosis juga dapat meningkatkan relaksasi dan membantu Anda  merasa lebih nyaman dengan hubungan seksual.
Selain itu, terapis atau dokter yang menangani Anda juga mungkin menyarankan menggunakan dilator vagina. Dilator vagina adalah alat medis berbahan silikon yang bentuknya mirip mainan seks dildo. Alat ini dimasukkan ke dalam vagina untuk membuat vagina Anda jadi lebih elastis, sehingga memungkinkan Anda melakukan penetrasi vaginal tanpa rasa sakit..
Sebaiknya Anda tetap konsultasi dulu ke dokter untuk mencari cara mengatasi vaginismus sesuai dengan penyebabnya.

Hati-hati, Makanan Tinggi Kolesterol Bisa Picu Impotensi!

Hati-hati, Makanan Tinggi Kolesterol Bisa Picu Impotensi!
Impoten atau disfungsi ereksi adalah masalah yang sangat umum terjadi di kalangan pria, terutama mereka yang berusia di atas 40 tahun. Namun, Anda mungkin saja mengalami kondisi ini sebelum mencapai usia tersebut. Apalagi, jika Anda sering mengonsumsi makanan berkolesterol tinggi. Ya, katanya kolesterol tinggi bisa jadi penyebab imptensi pada pria, lho. Kok bisa?

Kolesterol tinggi penyebab impotensi
Sebenarnya, banyak faktor yang menyebabkan impoten terjadi pada pria, salah satunya adalah tingginya kolesterol.
Akan tetapi, efek kolesterol tinggi ternyata tidak langsung berdampak pada penis. Walaupun begitu, penyebab umum dari impoten adalah aterosklerosis dan hal tersebut dapat berasal dari kolesterol yang tinggi dan menyebabkan penumpukan plak dan mempersempit pembuluh arteri. Di sisi lain, ereksi pada pria normal membutuhkan pasokan darah dari arteri, tetapi plak merusak aliran darah arteri normal, sehingga terjadilah impotensi.

Selain menyumbat aliran darah, kolesterol tinggi juga mengurangi reaksi arteri terhadap nitrit oksida, hormon yang menjadi relaksasi arteri. Kondisi ini dapat mengurangi aliran darah ke semua organ tubuh, termasuk penis. Nah, hal ini menjadi faktor pendukung terjadinya impoten akibat kolesterol tinggi. Seperti berkembangnya penyakit jantung, LDL tinggi dan HDL yang rendah turut berkontribusi dalam disfungsi ereksi. Walaupun hingga saat ini belum diketahui berapa banyak waktu yang dibutuhkan kolesterol tinggi untuk langsung menyebabkan impoten, para peneliti telah melihat efek dari kolesterol tinggi terhadap impoten selama beberapa tahun belakangan ini.

Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa kolesterol tinggi menjadi salah satu penyebab impoten, meskipun tidak secara langsung.

Cara mengatasi penyebab impoten
Setelah kita mengetahui mengapa kolesterol mengakibatkan impoten, mari kita lihat bagaimana mengobati impoten yang disebabkan oleh kolesterol tinggi.

1. Menghindari makanan yang dilarang
Agar tingkat kolesterol Anda tidak meningkat, hindari makanan yang mengandung lemak jenuh tinggi, seperti:

Daging merah
Telur
Minyak sayur tertentu, seperti minyak kelapa atau mentega kakao.
Selain makanan dengan lemak jenuh yang tinggi, hindari pula makanan yang mengandung lemak trans tinggi dan menyebabkan kolesterol tinggi, seperti:

Biskuit
Margarin
Camilan manis, seperti kue, kukis, pai, atau donat.
Biasanya, makanan olahan juga mengandung karbohidrat yang tinggi. Orang-orang yang menjalani diet tentu harus membatasi asupan karbohidrat dan gula mereka. Hal tersebut dapat menyebabkan tingginya kolesterol LDL jahat dan menurunkan kolesterol jenis ‘baik’.

Oleh karena itu, disarankan untuk mengonsumsi makanan yang kaya akan nutrisi untuk menurunkan risiko impoten atau disfungsi ereksi, seperti buah, sayur, atau ikan. Selain itu, kurangi atau hentikan konsumsi alkohol.

2. Berolahraga
Selain dapat menjalani pola hidup sehat, rutin berolahraga juga dapat menjaga ketahanan ereksi penis. Mulailah untuk berjalan lebih sering melatih otot dasar panggul Anda, seperti melakukan senam kegel. Akan tetapi, disarankan untuk tidak bersepeda dalam jangka waktu yang lama atau setidaknya kurang dari 3 jam dalam seminggu.

3. Minum obat
Konsumsi obat-obatan yang sesuai anjuran dokter pun dapat mengurangi disfungsi ereksi. Nah, obat yang sering direkomendasikan oleh dokter adalah sildenafil yang juga dapat diperoleh di apotek-apotek terdekat. Akan tetapi, dianjurkan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan apoteker untuk mengetahui, apakah aman bagi Anda untuk menggunakannya.

Apabila Anda masih khawatir dengan disfungsi ereksi atau impotensi yang terjadi pada penis Anda, segera konsultasikan kepada dokter agar dapat tahu penyebab pastinya impoten yang diderita oleh Anda dan bagaimana cara mengobatinya.

PUPR Butuh Pekerja Konstruksi Bersertifikat dari Mahasiswa Magang

PUPR Butuh Pekerja Konstruksi Bersertifikat dari Mahasiswa Magang
Direktur Kerjasama dan Pemberdayaan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Dewi Chomistriana mengatakan Kementerian PUPR membutuhkan 14 ribu tenaga kerja konstruksi bersertifikat untuk setiap proyek bernilai Rp1 triliun.
Kini dengan mengelola dana Rp 110 triliun, kata dia, PUPR memerlukan 1,4 juta pekerja konstruksi per tahun. “Kita ambil dari hulu dunia pendidikan, kalau mengandalkan sertifikasi dari yang sudah bekerja sekarang nggak bakal terkejar,” katanya di Bandung, Senin, 8 April 2019.

Menurut Dewi, kebutuhan pekerja konstruksi bersertifikat sebanyak itu baru di Kementerian PUPR. Di kementerian lain juga ada yang nilai proyek infrastrukturnya sekitar Rp 400 triliun lebih. “Kalau dengan kementerian lain kebutuhannya sekitar 5 juta tenaga kerja konstruksi per tahun,” ujarnya.
Kebutuhan pekerja konstruksi di PUPR, menurutnya, seperti dari teknik sipil, arsitek, dan geodesi. Adapun Infrastruktur yang paling banyak dibangun PUPR sekarang, yaitu jalan, sumber daya air, air limbah, persampahan, dan nantinya sekolah, pasar, serta pariwisata.

Kondisinya sekarang ini tenaga kerja konstruksi mayoritas belum bersertifikat. Padahal sesuai Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi, kata Dewi, pekerja tanpa sertifikat tidak boleh dipekerjakan. “Kita percepat dengan sertifikasi pekerja di proyek. Magang kuliah ini juga akan diakhiri dengan sertifikasi,” ujarnya.

Saat ini jumlah pekerja konstruksi yang bersertifikat berdasarkan data PUPR sebanyak 524 ribuan orang. Berdasarkan jenis sertifikatnya ada 368 ribuan pekerja yang terampil dan 158 ribuan tenaga ahli. Sertifikasi keterampilan dan keahlian pekerja konstruksi itu meliputi arsitektural, sipil, mekanikal, elektrikal, tata lingkungan, dan manajemen pelaksanaan.

Media Salah Ketik Nama, Kaesang Pangarep Makin Dibully Netizen


Media Salah Ketik Nama, Kaesang Pangarep Makin Dibully Netizen

Kesengsaraan Kaesang Pangarep semakin menjadi-jadi. Setelah ayahnya, Presiden Jokowi meledeknya dengan menyebut Kaesang pernah jadi anak emas, sebuah  media di kota asalnya salah menyebut nama belakangnya. Kesalahan ketik ini rupanya diperhatikan putra bungsu Jokowi dan Iriana Widodo ini. Ia pun menekankan kesalahan itu dengan mencuit ulang cuitan media tersebut di Twitter.

Solo Pos, media kebanggaan warga Solo, kota asal Presiden Jokowi, memberitakan soal pembukaan usaha baru Kaesang yang kini merambah penjualan kopi. Berita itu selanjutnya dipromosikan oleh tim media sosial mereka di Twitter pada Minggu, 7 April 2019. “Bisnis Pisang Nugget Sukses, Kaesang Parangep Rambah Bisnis Kopi Entertainment,” begitu cuitan Solo Pos.

Oleh Kaesang, kesalahan ketik Parangep ini ditekankan dengan mencuit ulang menggunakan huruf kapital, satu jam setelahnya. “(((PARANGEP))).” Cuitan adik Gibran Rakabuming dan Kahiyang Ayu ini kembali menjadi bahan ledekan netizen.

“Yang bener  (((KangNgarep) jadi anak Presiden,” cuitan akun @P3nj3l4j4h. “Adminnya siap-siap dijemput ninu ninu,” kata akun @yourbellanie. “Tukang gedang kan kemana-mana bawa parang buat nebang pohon gedang,” cuitan akun @kipyiksamgong.

Sebelumnya, Kaesang Pangarep merasa pasrah saat ayahnya meledeknya dengan mengunggah video cuplikan obrolannya dengan Boy William di #NebengBoy dan pengakuannya sendiri. Sambil mengunggah video untuk meledek Kaesang, Jokowi memberikan memberikan cuitan yang lebih menyakitkan.

“Sebagai bungsu @kaesangp pernah jadi anak emas di keluarga. Tapi, sekarang tidak lagi. Lalu siapa?” cuitan Jokowi tentang Kaesang Pangarep. Atas cuitan itu, Kaesang pun mencuit ulang cuitan bapaknya dengan menuliskan kalimat pendek dalam huruf kapital. “(((PERNAH JADI)))”.

Perubahan Gairah Seksual Ibu Hamil di Trimester Pertama

Perubahan Gairah Seksual Ibu Hamil di Trimester Pertama
Saat wanita sedang hamil, bukan berarti aktivitas seksual pasangan suami istri harus berhenti. Sayangnya, beberapa wanita mengaku mengalami perubahan gairah seksual ibu hamil. Seks selama kehamilan mungkin jadi terasa kurang nikmat, terutama bagi wanita hamil muda yang merasakan menurunnya gairah seksual.Namun, kondisi ini tidak berlaku pada semua wanita hamil. Perubahan gairah seksual ibu hamil di setiap trimester kehamilan umumnya berbeda-beda. Bagaimana perubahan gairah seksual saat kehamilan trimester pertama? Berikut ulasannya.

Gairah seksual ibu hamil trimester pertama
Saat hamil, wanita mengalami perubahan hormon yang tidak stabil, mual, kelelahan dan beberapa keluhan kehamilan lainnya. Kondisi-kondisi ini yang terkadang membuat ibu hamil enggan untuk berhubungan seksual saat hamil.
Selama trimester pertama, banyak wanita melaporkan tidak adanya keinginan untuk berhubungan seksual karena mereka merasa mual atau morning sickness. Alasan lainnya, mungkin mereka terlalu lelah untuk bercinta, rasa nyeri di payudara, dan adanya perubahan hormon. Hal inilah yang biasanya dapat menurunkan gairah seksual ibu hamil.

Selain itu, ibu hamil mungkin berpikir bahwa seharusnya tidak berhubungan seks karena bisa menyakiti bayi. Selain itu, rasa tidak percaya diri karena merasa lebih gemuk dan tidak menarik mungkin menghantui beberapa istri untuk berhubungan seksual.
Namun, ada juga sebagian wanita yang justru merasa bahwa kehamilan membangkitkan gairah seksual mereka. Hal ini juga disebabkan oleh hormon-hormon yang memang menjadi lebih tinggi kadarnya selama kehamilan, sehingga kecenderungan ingin berhubungan seksual meningkat. Peningkatan hormon estrogen akan meningkatkan aliran darah di sekitar daerah intim dan menyebabkan organ intim jadi lebih sensitif.

Awal kehamilan merupakan masa adaptasi bagi wanita dengan perubahan-perubahan yang terjadi pada tubuhnya. Terutama bagi mereka yang hamil untuk pertama kalinya. Memang ini semua kembali pada kondisi kehamilan masing-masing, tapi kebanyakan masih tidak terlalu nyaman untuk melakukan hubungan intim di trimester pertama.
Hubungan seksual untuk ibu hamil trimester pertama
Jika Anda berhenti berhubungan seksual selama kehamilan karena takut menyakiti bayi, Anda tidak perlu khawatir. Selama melakukan hubungan intim, bayi dalam kandungan akan tetap aman terlindung dalam kantung penuh cairan ketuban.

Namun, ada beberapa kondisi medis yang menyebabkan Anda dan pasangan tidak disarankan untuk berhubungan seks. Jika terjadi perdarahan dari vagina pada ibu hamil, ketuban pecah, atau masalah-masalah lain pada saat atau berhubungan intim saat hamil, segera periksa ke dokter.
Untuk menghindari risiko yang berbahaya ketika berhubungan seksual, pastikan Anda telah memeriksakan kehamilan secara rutin pada dokter kandungan, sehingga bisa mengetahui apakah ada gangguan kehamilan seperti plasenta praevia, perdarahan, atau jika ada riwayat keguguran sebelumnya.Pemeriksaan kandungan juga diperlukan untuk mengetahui kondisi kehamilan Anda dalam keadaan sehat, juga untuk meyakinkan apakah aman untuk tetap melakukan hubungan intim. Anda dan suami juga sebaiknya mengendalikan hasrat seksual. Mintalah kepada suami Anda agar tidak melakukan penetrasi terlalu cepat atau terlalu dalam. Umumnya ibu hamil tidak merasa nyaman dengan penetrasi yang terlalu dalam.

Posisi seks untuk ibu hamil trimester pertama
Kebanyakan wanita terlumasi dengan baik secara alami, belum memiliki perut yang besar, dan sangat bergairah berkat lonjakan hormon kehamilan yang dapat membuat bagian kewanitaan membesar dan ekstra sensitif. Jika Anda sedang dalam mood untuk bercinta di kehamilan trimester pertama, Anda dapat melakukan posisi seks apa pun.

Anda boleh berhubungan intim dalam posisi berdiri, duduk, terlentang, dan telungkup. Jika Anda lelah, posisi misionaris dan posisi menyamping seperti spooning adalah posisi seks yang paling nyaman.Anda tidak perlu khawatir akan mengalami keguguran akibat melakukan seks selama kehamilan. Peristiwa keguguran atau kehilangan janin di awal kehamilan tidak ada hubungannya dengan melakukan aktivitas seksual. Jadi, berbicaralah pada dokter Anda jika Anda khawatir.

Pawang Gajah Temukan Habitat Baru Rafflesia di Seblat

Pawang Gajah Temukan Habitat Baru Rafflesia di Seblat
Polisi hutan dan pawang gajah di Pusat Latihan Gajah Taman Wisata Alam (TWA) Seblat, Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu menemukan habitat baru bunga langka dilindungi Rafflesia sp di wilayah konservasi itu.Warga Menemukan Habitat Baru Rafflesia arnoldii di Bengkulu“Para mahout atau pawang gajah yang sedang patroli menemukan titik habitat baru yang selama ini belum pernah diketahui sebagai habitat bunga langka Rafflesia sp,” kata Koordinator Pusat Latihan Gajah (PLG) Seblat, Damin di Bengkulu, Senin, 8 April 2019.

Ia mengatakan dari bentuk fisik, bunga langka tersebut terlihat berbeda dengan spesies Rafflesia arnoldii terutama dari sisi warna dan ukuran bunga.
Bunga Rafflesia arNoldii menurut dia memiliki warna merah jingga dengan ukuran yang lebih besar bahkan mencapai diameter 90 centimeter, sedangkan bunga Rafflesia sp yang ada di TWA Seblat tersebut memiliki warna merah pucat dengan diameter lebih kecil hanya 43,6 centimeter.

“Perlu penelitian khusus untuk memastikan apakah jenis yang kami temukan ini berbeda dengan Rafflesia arnoldii atau dengan jenis lain seperti Rafflesia bengkuluensis dan Rafflesia kemumu,” ujarnya.
Lokasi bunga menurut dia cukup mudah dijangkau dengan berjalan kaki sejauh 3,6 kilometer dari camp gajah yang berada di dalam TWA Seblat.

Menurut Damin, penemuan habitat bunga langka dilindungi ini menjadi sangat penting untuk menambah kekayaan flora dan fauna yang ditawarkan kepada wisatawan penggemar alam bebas.
Selain melihat dan berinteraksi langsung dengan gajah Sumatera, di wilayah ini juga bisa dinikmati habitat bunga langka Rafflesia sp,” ucapnya.
Selain satu bunga yang sedang mekar sempurna, di lokasi itu juga masih terdapat sejumlah bonggol atau calon bunga yang siap mekar dalam beberapa hari ke depan.

Berdasarkan data Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu saat ini terdapat empat spesies Rafflesia sp yang tumbuh di kawasan hutan Bengkulu yakni Rafflesia arnoldii, Rafflesia bengkuluensis, Rafflesia gadutensis dan Rafflesia kemumu.

Diberdayakan oleh Blogger.