Selasa, 26 Februari 2019

Syahrini dan Reino Barack Menikah, 2 Tokoh Ini Jadi Saksi?

Syahrini dan Reino Barack Menikah, 2 Tokoh Ini Jadi Saksi?
Pernikahan Syahrini dengan Reino Barack digelar di Masjid Camii, Tokyo, Jepang, Rabu, 27 Februari  pagi.Acara sakral tersebut berlangsung sangat tertutup dari media. Bahkan mereka yang kedapatan mengambil gambar di sekitar lokasi acara langsung diminta untuk menjauh oleh petugas keamanan setempat.

Kendati demikian, beberapa informasi mulai muncul dari hari bahagia Syahrini dengan Reino Barack.Dua tokoh penting asal Indonesia, yakni pengusaha Rachmat Gobel dan cendekiawan muslim Quraish Shihab, dikabarkan hadir sebagai saksi nikah. "Mereka datang bersama imam masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar," kata Eki Putra, reporter !nsert Trans TV, yang melaporkan langsung dari Jepang.

Eki tampak kesulitan untuk mendekati lokasi pernikahan Syahrini dan Reino Barack. Ia beberapa kali harus menjauh karena keberadaannya sudah diketahui pihak keamanan.  "Ada lima minibus yang parkir di seberang jalan. Di depan masjidnya ada lima orang security," kata dia.

Ada Kamar Seks, Rumah di Amerika Serikat Ini Bikin Geger

Ada Kamar Seks, Rumah di Amerika Serikat Ini Bikin Geger
Sebuah rumah yang sedang dijual di Philadelphia, Amerika Serikat, mendadak viral. Sekilas, rumah itu seperti rumah pada umumnya, namun bagian basement atau ruang bawah tanahnya menyimpan sebuah 'kejutan' Di kutip dari mirror.co.uk, Senin, 11 Februari 2019, rumah yang terletak di Maple Glen, wilayah pinggir kota Philadelphia, Amerika Serikat, adalah sebuah rumah yang cantik dengan lima kamar tidur. Rumah yang dijual di situs properti realtor.com itu, tampak seperti sebuah rumah sempurna untuk membangun sebuah keluarga dengan bentuk atap yang tinggi, sebuah ruang bermain, beberapa perapian dan ruang olahraga.

Dari total lima kamar, empat kamar ada di lantai atas rumah dan satu kamar di bagian basement atau ruang bawah tanah. Foto-foto yang diunggah memperlihatkan kamar di bagian basement itu lebih dari sekedar sebuah kamar. Ruangan itu sebenarnya sebuah kamar seks. Dalam kamar seks itu terdapat sebuah gantungan tangan, rantai dan sejumlah alat yang dipergunakan untuk aktivitas seks.

Rumah itu dijual dengan harga US$750,000 atau Rp 10,5 miliar. Melissa Leonard, marketing properti, menceritakan rumah dengan ruang basement khusus ini adalah sebuah rumah yang sangat indah. Pemilik rumah dulu tinggal bersama keluarganya di rumah ini selama bertahun-tahun. Namun saat istrinya meninggal, mereka memutuskan untuk pindah.

Awalnya, rumah ini disewakan melalui Airbnb dengan harga US$750 per malam atau sekitar Rp 10 juta. Mereka yang menyewa, bisa menggunakan 'kamar dewasa' yang ada di bagian basement rumah tersebut. Namun sekarang, Airbnb telah menghapus rumah tersebut dari daftar sewa mereka karena pemilik memutuskan untuk menjualnya.Namun yang kini terjadi, rumah tersebut menjadi viral. Sebab isi ruang basement itu mengingatkan pada novel erotik Fifty Shades karya E. L. James yang sudah difilimkan.

Tetangga di sekitar rumah yang semula tak menyadari keberadaan ruang basement itu, terkejut mengetahui kenyataan ini. Seorang tetangga mengkomplain dan meminta kepada perusahaan penjual properti agar menghapuskan keterangan soal kamar seks di iklan mereka karena hal itu dianggap mengganggu.

Kemendagri Setop Cetak e-KTP untuk WNA hingga Pilpres Selesai

Kemendagri Setop Cetak e-KTP untuk WNA hingga Pilpres Selesai
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mewacanakan untuk menyetop pencetakan Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) lebih dahulu hingga Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 selesai terselenggara.Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Zudan Arif Fakrulloh mengatakan langkah penyetopan ini diambil demi menciptakan situasi yang kondusif jelang Pilpres 2019. "Oleh karena itu agar semuanya kondusif, ditahanlah sampai 50 hari ke depan. Boleh dicetak pada 18 April," kata Zudan kepada wartawan di kantornya, Rabu (27/2).

Dia pun melihat pihaknya harus memberikan sosialisasi lagi ke masyarakat bahwa penerbitan e-KTP bagi WNA merupakan hal yang sesuai dengan ketentuan undang-undang. Hal itu dia katakan terkait polemik penerbitan e-KTP untuk WNA yang menjadi sorotan publik setelah media sosial diramaikan dengan foto e-KTP milik nama Guohui Chen. Gambar itu dikaitkan dengan potensi pelanggaran pemilu."Tampaknya banyak masyarakat yang harus kami beri sosialisasi," ucap Zudan.

Lebih dari itu, Zudan mengatakan pihaknya akan menawarkan KPU untuk membantu menyisir Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019 agar insiden salah input data tidak terulang kembali.

Sebelumnya, insiden salah input data dilakukan oleh KPUD Cianjur dengan memasukkan nomor induk kependudukan (NIK)  Guohui Chen yang merupakan WNA ke kolom NIK seorang warga negara Indonesia (WNI) bernama Bahar."Kami akan bantu KPU, tolong serahkan datanya kepada kami, nanti akan kami sisir data. Kalau ada WNA yang masuk DPT, nanti kami serahkan dengan penuh kerahasiaan ke KPU untuk perbaikan," ucap dia.

Bek Timnas Indonesia U-22 Minta Maaf Usai Dapat Kartu Merah

Bek Timnas Indonesia U-22 Minta Maaf Usai Dapat Kartu Merah
Bek tengah Timnas Indonesia U-22 Bagas Adi Nugroho memberikan penjelasan perihal kartu merah yang didapat saat menghadapi Thailand pada final Piala AFF U-22 di Stadion Olimpiade, Phnom Penh, Kamboja, Selasa (26/2) malam.

Bagas Adi dikartumerah usai melakukan tekel dengan dua kaki kepada salah satu pemain Thailand di menit ke-90. Wasit asal Vietnam, Nguyen Hien Triet yang memimpin jalannya pertandingan tak pikir panjang dan langsung mengeluarkan kartu merah dari sakunya untuk Bagas Adi."Saya sangat meminta maaf atas kejadian tadi, soalnya semangat saya terlalu berlebihan," kata Bagas selepas pertandingan seperti dikutip Antara.
Usai dikartumerah, Bagas mengaku sempat khawatir dengan kondisi Timnas Indonesia U-22. Pasalnya, keluarnya Bagas membuat Garuda Muda tampil dengan 10 pemain, sementara Thailand tetap dengan 11 pemain. Terlebih masih ada tambahan waktu yang memungkinkan masih terjadinya gol susulan.

Kekhawatiran itu yang Bagas Adi masih berdiam di lorong menuju ruang ganti sambil melihat teman-temannya berjuang di lapangan. Beruntung meski Bagas Adi dikartumerah, hal itu tidak mempengaruhi hasil akhir. Timnas Indonesia U-22 tetap keluar sebagai juara Piala AFF U-22 2019.
Pemain 21 tahun itu juga berharap bisa belajar dari kesalahan untuk memperbaiki diri ke depannya. Terutama jika ia diberi kesempatan lagi untuk membela Timnas Indonesia."Tapi bisa menjuarai Piala AFF U-22 ini saya sangat bersyukur kepada Allah SWT. Saya juga berterima kasih banyak kepada masyarakat Indonesia yang selalu mendoakan dan mendukung kami," ungkap mantan penggawa Arema FC itu.

Dalam pertandingan tersebut Timnas Indonsia U-22 tertinggal lebih dulu melalui sundulan Saringkan Promsupa pada menit ke-57. Akan tetapi Sani Rizki menyamakan kedudukan lewat sepakannya di menit ke-59. Gol Osvaldo Haay pada menit ke-64 membuat Timnas Indonesia U-22 menjuarai Piala AFF U-22 2019 sekaligus merebut gelar juara turnamen ini dari Thailand.

Prabowo dan Mimpi RI Bebas Korupsi dengan Naikkan Gaji PNS

Prabowo dan Mimpi RI Bebas Korupsi dengan Naikkan Gaji PNS
Calon presiden Prabowo Subianto menebar janji manis kepada para Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan aparat penegak hukum seperti hakim dan jaksa. Ia berjanji kalau terpilih menjadi presiden dalam Pemilihan Presiden 2019 ini, pemerintahannya akan langsung menaikkan gaji mereka.Prabowo berdalih, peningkatan gaji akan menjadi langkah konkret dalam mengatasi korupsi yang mendarah daging di negeri ini. Dalihnya, dengan kenaikan gaji, kesejahteraan abdi negara bisa diperbaiki.

Dengan perbaikan kesejahteraan tersebut, ia yakin niat 'jahat' dan nafsu serakah abdi dan pejabat negara serta penegak hukum untuk korupsi akan berkurang tajam. "Saya akan perbaiki gaji birokrat dengan meningkatkan gaji secara signifikan dan kualitas hidup yang dijamin (supaya tidak ada korupsi), kalau mereka korupsi baru ditindak," ucapnya saat debat pertama Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 pada Kamis (17/1) lalu.Prabowo mengatakan peningkatan gaji abdi negara memang diperlukan. Prabowo mengatakan tugas dan fungsi abdi negara memang berat.

Ia mencontohkan, gubernur. Kepala daerah tingkat provinsi tersebut saat ini hanya mendapat gaji pokok sekitar Rp8 juta per bulan. Padahal, cakupan daerah yang harus dipimpin terkadang cukup luas.Prabowo mengatakan bila kenaikan gaji diterapkan, korupsi masih tetap saja meraja lela, pemerintahannya akan memberikan hukuman seberat-beratnya. "Misalnya, menaruh (pelaku korupsi) di pulau terpencil, suruh menambang pasir. Sangat tidak masuk akal kalau pejabat penting gajinya sedikit, tapi setelah itu diawasi dengan ketat," ungkapnya.

Namun, solusi yang ditawarkan Prabowo rupanya tak diamini oleh Calon Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mengatakan memberantas korupsi tidak semata hanya urusan gaji. Menurutnya, mengurangi korupsi perlu dilakukan dengan memperketat pengawasan internal.Jokowi mengatakan pengetatan pengawasan jauh lebih efektif untuk menghasilkan birokrasi yang bersih. Lagi pula, Jokowi mengatakan saat ini nominal pendapatan yang diterima abdi negara sudah cukup. Maklum, selain mendapatkan pendapatan bulanan berbentuk gaji, para abdi negara juga mendapatkan banyak tunjangan dan fasilitas dari negara. Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 30 Tahun 2015 tentang Perubahan Ketujuh Belas Atas PP Nomor 7 Tahun 1977 tentang Gaji Pegawai Sipil Negara (PNS), gaji pokok terendah abdi negara sebesar Rp1.488.500 per bulan.

Gaji tersebut berlaku untuk PNS golongan IA yang belum memiliki pengalaman kerja. Sementara gaji pokok tertinggi sebesar Rp5.620.300 per bulan untuk PNS golongan IV E dengan masa kerja hingga 32 tahun.Nominal gaji pokok ini berlaku pada 2015-2017, sebab tidak ada kenaikan gaji pada 2016-2017. Namun sebagai gantinya, pemerintah memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji ke-13. Baru pada tahun ini, pemerintah bakal mengerek gaji sekitar 5 persen.
Meski gaji pokok tidak terlalu tinggi dan tidak selalu naik setiap tahun, namun sejatinya kantong PNS tak hanya berisi gaji pokok. Pemerintah turut menyiapkan tunjangan kinerja (tukin) dan fasilitas, seperti mobil dinas dan lainnya.

Pada tahun lalu misalnya, Presiden Jokowi mengeluarkan empat Peraturan Presiden (Perpes) bernomor 119 sampai 122 yang diberikan ke Kementerian Perhubungan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Pertanian, dan Kementerian Perdagangan. Dalam empat Perpres itu disebutkan, tukin terendah sebesar Rp2,53 juta, sedangkan tertinggi mencapai Rp33,2 juta. Bahkan tahun ini, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin mengatakan pemerintah akan kembali mengerek tukin bagi kementerian/lembaga dan daerah. "Tukin rata-rata sama, cuma paling beda sesuai kinerja saja. Sekarang rata-rata (tukin) 70 persen, 80 persen, 90 persen paling tinggi," jelasnya.

Senada dengan Jokowi, Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Mohammad Faisal menilai secara umum nominal gaji PNS sudah mencukupi, walaupun di beberapa daerah ada PNS yang gajinya masih cukup pas-pasan.
"Tapi dengan ada kepastian kenaikan gaji, THR, tunjangan, itu semua sudah cukup untuk menutupi kebutuhan PNS secara umum," tuturnya kepada CNNIndonesia.com.Faisal mengakui kenaikan gaji dan tunjangan abdi negara sebetulnya tidak selalu sejalan dengan kualitas kinerja dan pelayanan. Bahkan terkadang, nominal gaji yang tinggi juga bersamaan dengan jumlah pegawai yang terlalu gemuk, justru memicu inefisiensi ganda.

Apalagi, di tengah masalah tersebut sampai saat ini masih ada pengeluaran tunjangan fasilitas bagi PNS. Misalnya, ketika harus mengadakan rapat-rapat di luar kantor, mulai dari beda kota, beda pulau, hingga beda negara, abdi negara mendapatkan tunjangan. "Jadi indikator kesejahteraan PNS tidak bisa dilihat hanya dari gaji pokok, tapi tengok juga tunjangan-tunjangannya," katanya.Dari fakta itu, Faisal mengatakan bahwa pandangan Prabowo  soal tingginya korupsi di Indonesia akan bisa diatasi bila gaji abdi negara tidak seharusnya muncul. Banyak contoh kasus yang menunjukkan walau abdi negara dan penegak hukum digaji tinggi, tetap saja mereka tertangkap korupsi.

Contoh nyata terlihat dari kasus Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar yang tertangkap tangan dalam kasus suap penanganan sengketa pemilihan kepala daerah yang ditangani MK. Data mantan Sekretaris Jenderal MK Janedjri M. Gaffar saat bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi 2014 lalu menunjukkan total gaji dan tunjangan yang diterima Akil pada kurun waktu 2008 sampai dengan 2013 mencapai Rp12,4 miliar.Dengan jumlah tersebut berarti, setiap tahun gaji dan tunjangan yang diterima Akil mencapai Rp2,4 miliar. Dengan kata lain, selama setahun Akil mendapatkan gaji dan tunjangan sebesar Rp200 juta."Jadi ya memang mayoritas korupsi terjadi lebih karena moral hazard, keserakahan, kerakusan. Jadi harus ada law enforcement untuk tindakan ini," ucapnya.

Faisal mengatakan pemberantasan korupsi tidak serta merta bisa dilakukan dengan mengiming-imingi gaji tinggi kepada PNS, pejabat dan penegak hukum. Upaya itu harus dilakukan melalui reformasi birokrasi yang ketat agar tidak ada celah korupsi. Upaya tersebut bisa dilakukan dengan menerapkan sistem perizinan dibuat elektronik. Perizinan elektronik bisa mengurangi tatap muka dan korupsi dalam pengurusan izin.

Selain perbaikan mekanisme perizinan , pemberantasan korupsi juga bisa dilakukan dengan meningkatkan pengawasan dan penindakan supaya bisa memberikan efek jera. Dengan begitu, tidak ada aparat yang berani melakukan korupsi karena sadar akan konsekuensi hukum yang besar.Faisal mengatakan kalau Prabowo ingin tetap menggunakan instrumen kenaikan gaji  sebagai instrumen untuk mengurangi korupsi, kebijakan tersebut harus dilakukan dengan adil. Keadilan misalnya dilakukan dengan menaikkan gaji dan tunjangan sesuai dengan peforma kerja.
"Kalau semua diratakan, yang tidak memberi performa terbaik pun bisa santai dengan performa yang pas-pasan, tapi tetap dapat kenaikan. Jadi harus ada sistem reward and punishment," terangnya.

Ekonom Universitas Indonesia (UI) Fithra mengatakan kenaikan gaji bisa menjadi salah satu senjata mengurangi korupsi bila dilakukan di jabatan yang rawan alias 'basah', seperti di Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (DJP Kemenkeu).Menurutnya, perilaku korupsi di DJP beberapa waktu terakhir memang tidak sebanyak beberapa tahun silam. Padahal, target penerimaan terus meningkat dari tahun ke tahun. Namun, karena DJP merupakan salah satu institusi yang bergaji dan tunjangan besar, maka aksi korupsi setidaknya bisa dikurangi. Meski mungkin masih ada satu dua oknum yang belum jera."Pernah ada penelitian empiris di berbagai negara terkait sistem insentif ini, meski tak bisa dipungkiri pasti ada beberapa faktor lain yang mempengaruhi perilaku korupsi, termasuk soal pengawasan dan penindakan," katanya.

Kendati begitu, sudut pandang tingkat gaji yang memadai dengan berkurangnya perilaku korupsi setidaknya turut terkonfirmasi dari perbandingan laju peningkatan belanja pegawai dan indeks persepsi korupsi (Corruption Perception Index/CPI).Sejalan dengan kenaikan belanja gaji pegawai, indeks persepsi korupsi di Indonesia ikut meningkat. Ini berarti menunjukkan ada kenaikan persepsi bagi para pejabat negara. "Korelasinya mungkin kebetulan positif, tapi memang perlu ada penelitian lanjutan," imbuhnya.

Kendati begitu, ia turut menilai bahwa persoalan korupsi memang tak semata-mata bisa diselesaikan dengan gaji besar. Sebab, ada faktor lain yang membuat korupsi bisa terjadi. Misalnya, untuk PNS yang berada di pusat, potensi korupsi kerap muncul karena jabatan yang strategis.Selanjutnya, untuk PNS di daerah, korupsi biasanya terjadi karena pendapatan mereka belum sama dengan pusat, minim pengawasan, minim transparansi, dan kualitas input PNS yang lebih rendah ketimbang pusat. "Untuk kasus ini, memang mau tidak mau harus ada peningkatan kualitas rekrutmen di daerah dan peningkatan managable yang lebih baik," terangnya.

Kemudian, tak jarang pula ada pejabat negara yang berasal dari kalangan politis yang kemudian terkena kasus korupsi. Menurutnya, ini terjadi karena ongkos politik di Indonesia yang terlalu mahal. Berdasarkan data yang dikantonginya, ongkos politik di tanah air berkisar Rp2-10 miliar."Jadi biasanya ini membuat gaji yang mereka terima belum bisa membalikkan modal yang dikeluarkan, maka terjadi korupsi. Untuk itu perlu ada aturan-aturan agar ongkos politik bisa lebih rendah juga," jelasnya.

Sementara, Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Enny Sri Hartanti menilai pandangan soal kenaikan gaji bisa membuat perilaku korupsi menurun mungkin sah-sah saja. Asal, hal tersebut bisa direalisasikan dengan tetap efektif dan tidak memberatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Caranya, bisa dengan mengubah struktur gaji dan pola rekrutmen. Dari sisi struktur gaji, menurutnya alangkah lebih baik bila gaji PNS diberikan dengan prinsip single sallary system. Artinya, tidak ada sistem gaji pokok dan tunjangan. "Misalnya, gaji gubernur Bank Indonesia bisa berkali-kali lipat dari gaji presiden, tapi ya cuma segitu. Sedangkan presiden masih ada tunjangan dan lainnya," ungkapnya.

Kemudian, pola rekrutmen dilakukan dengan lebih efisien. Ia menyontohkan, misalnya ada sebuah korporasi yang membutuhkan pegawai kerja untuk mengerjakan enam tugas kerja. Lalu, korporasi itu hanya merekrut dua pegawai, namun dengan gaji masing-masing Rp5 juta per bulan. Maka, korporasi harus mengeluarkan Rp10 juta per bulan untuk menyelesaikan enam hal itu.Berbeda bila korporasi tersebut merekrut enam pekerja untuk enam tugas dengan gaji masing-masing Rp2 juta per bulan. Memang gaji yang dibayarkan bisa lebih rendah, tapi bila ditotal jumlahnya bisa lebih tinggi karena membutuhkan Rp12 juta per bulan."Jadi apakah memberatkan APBN? Bisa tidak kalau ada sistem rekrutmen yang lebih baik, lebih pas dengan kebutuhan, tidak gemuk," pungkasnya.

Saksi Kasus Ujaran Idiot Ahmad Dhani: Saya Merasa Terhina

Saksi Kasus Ujaran Idiot Ahmad Dhani: Saya Merasa Terhina
Sidang keempat terdakwa kasus pencemaran nama baik lewat ujaran 'idiot' Ahmad Dhani Prasetyo, digelar di Ruang Cakra Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa, (26/2).Dalam sidang kali ini, hakim mendengarkan keterangan saksi. Jaksa penuntut umum (JPU) menghadirkan empat orang saksi, yakni Edi Firmanto, Eko Pujianto, David (Kapolsek Tegalsari), dan Siti Rafika. Saksi pertama yang dimintai keterangan yakni Edi Firmanto, koordinator Koalisi Elemen Bela NKRI, kelompok massa yang melakukan unjuk rasa kepada Dhani di depan Hotel Majapahit, Jalan Tunjungan Surabaya, Agustus 2018. Dalam kesaksiannya, Edi merasa terhina dengan ucapan idiot yang diucapkan Ahmad Dhani dan tersebar melalui video. "Saya koordinator lapangan, Koalisi Elemen Bela NKRI, saat itu massa 500 sampai 1000 orang berada di Hotel Majapahit," kata Edi, saat memberi kesaksian.

Edi mengatakan, ketika itu, hanya ingin mendesak Dhani untuk tak hadir dalam deklarasi #2019GantiPresiden. Ia juga meminta musikus Dewa itu meninggalkan Hotel Majapahit, dan Kota Surabaya lalu kembali ke Jakarta. Lantaran menurutnya jika Dhani tak pergi, gesekan massa akan makin menguat.

Namun tak berselang lama, kata Edi, ketika massa sudah mulai hendak membubarkan diri, tiba-tiba vlog Dhani yang bermuatan kata idiot, tersebar hingga sampai ke telepon genggamnya. "Saya merasa dihina dan dilecehkan, saya bersama kawan-kawan yang di luar sana, terhina sekali, karena saya tidak idiot , saya bisa melihat, IQ saya juga enggak jongkok-jongkok banget, bisa dicek," kata dia.Sidang Ahmad Dhani ini sempat tertunda hingga lebih dari dua jam lamanya. JPU Hari Basuki mengatakan pihaknya masih menunggu kesiapan saksi. "Masih menunggu kesiapan saksi," kata Hari, saat dikonfirmasi.

Dhani tiba di PN Surabaya, sejak pukul 10.20 WIB, mengenakan kemeja putih dan peci hitam, politisi Partai Gerindra itu juga mengacungkan buku Indonesia Menang karya Prabowo Subianto. Dalam perkara pencemaran nama baik lewat ujaran 'idiot' ini Dhani didakwa dengan Pasal 45 Ayat 3 juncto Pasal 27 Ayat (3) UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang UU ITE. Kasus ini bermula ketika Dhani membuat vlog yang bermuatan ucapan 'idiot' saat ia berencana menghadiri deklarasi #2019GantiPresiden di Surabaya, 26 Agustus 2018 silam.Dhani kemudian dilaporkan oleh aktivis Koalisi Bela NKRI ke Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim). Pelapor merupakan salah satu elemen yang berdemo menolak deklarasi #2019GantiPresiden.

Kuliner Khas Vietnam yang Patut Dicicipi Trump-Kim Jong Un

Kuliner Khas Vietnam yang Patut Dicicipi Trump-Kim Jong Un
Hanoi, Vietnam bakal jadi saksi pertemuan antara dua pimpinan negara Donald Trump dan Kim Jong Un. Jauh sebelum kunjungan Trump, mantan Presiden AS Barack Obama pernah menyambangi Hanoi bersama mendiang Anthony Bourdain pada 2016. Selain pho alias mi dari tepung beras yang sudah mendunia, ada beberapa kuliner khas Vietnam yang patut dicicipi baik Trump maupun Kim. Ada lima hidangan yang tak boleh terlewat saat berkunjung ke Hanoi.

Cha Ca
Hidangan ini adalah ikan yang digoreng dengan bumbu kunyit dan adas sowa (dill). Orang Hanoi menganggap Cha Ca begitu istimewa. Saking istimewanya, mereka mengambil Cha Ca sebagai nama jalan. Sesuai dengan namanya, Jalan Cha Ca berisi para pedagang Cha Ca yang bersaing untuk menjual Cha Ca terbaik. Namun yang paling populer ialah Ca La Vong, slaah satu restoran tertua di Hanoi sekaligus toko pertama yang buka di Jalan Cha Ca.

Melansir dari CNN, ikan goreng ini sudah ada sejak lebih dari 130 tahun lalu. Sajian pertama kali ditemukan oleh keluarga Doan yang menyajikannya sebagai makanan khusus untuk kolonial Perancis.
Banh Tom
Sekilas, Bahn Tom mirip dengan bakwan udang. Hanya saja, Bahn Tom bahannya agak berbeda yakni, lobster air tawar atau udang dari Danau Barat, tepung dan ubi.

Pengolahannya pun berbeda. Udang atau lobster tidak dicincang dan dicampur dengan adonan tepung tetapi diletakkan utuh begitu saja. Setelah digoreng, kudapan ini biasanya disajikan bersama daun selada air sebagai pembungkus plus cabai, perasan jeruk nipis dan saus ikan untuk celupan.
Bahn Tom mulai populer pada 1930 saat para pedagang kaki lima berkumpul di sepanjang Jalan Thanh Nien, jalan yang memisahkan Danau Barat (Tay Ho) dan Danau Truc Bach.

Bun Ca

Selain pho, Bun Ca juga bisa dijadikan pilihan hidangan berkuah. Dalam kuah ada kombinasi ikan giling goreng, adas kowa (dill), tomat, bawang bombai hijau dan perilla (seperti daun mint). Saat jam makan siang, orang bisa menemukan sup ikan ini di manapun. Mark Lowerson, pendiri Hanoi Street Tours menyebut Van adalah tempat yang tepat untuk mencari Bun Ca. Untuk menikmati Bun Ca, ia pun memberikan sedikit tips. "Tambahkan sedikit perasan jeruk nipis, cuka, cabai dan rempah untuk mendapatkan keseimbangan rasa asin, asam, manis dan pedas." 

Bun Rieu Cua

Bun Rieu Cua adalah sup bihun daging atau seafood dengan kuah merah tua yang khas. Kaldu terbuat dari pasta tomat dan minyak annatto yang terbuat dari biji pohon kesumba keling (achiote). Duo topping favorit sup berupa kepiting air tawar dan tomat rebus. Pasta asam memberikan rasa asam pada kaldu ditambah dengan potongan tahu goreng yang renyah. Bun Rieu Cua enak terdapat di warung roti tepi jalan di jalan Tho Xuong Alley, dekat Katedral St. Joseph.

Ca Phe Trung

Untuk minumannya, coba cicipi kopi telur alias Ca Phe Trung. Ini minuman kopi Vietnam dengan campuran telur yang memberikan sensasi lembut, creamy seperti busa. Cafe Giang mengklaim diri sebagai penemu minuman ini. Ada dua jenis kopi telur yang disajikan, versi panas dan dingin. Versi dinginnya nyaris seperti hidangan penutup dan dinikmati sedikit demi sedikit dengan sendok. Sedangkan versi panas hadir dalam wadah air panas untuk menjaga temperaturnya. Bagian dasar gelas menyimpan rasa kopi yang kuat dan lapisan atas berupa telur yang menyerupai busa

Pengamat LIPI Sarankan Jokowi Minta Maaf soal Data Keliru

Pengamat LIPI Sarankan Jokowi Minta Maaf soal Data Keliru
Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro menyatakan kekeliruan dalam pemaparan data saat debat capres-cawapres merupakan kesalahan fatal. Atas dasar itu dia mengimbau pasangan calon ke depannya segera meminta maaf bila telah menyadari menyampaikan data yang keliru.Pernyataan Siti itu merujuk pada sejumlah kesalahan data yang disampaikan Jokowi saat debat capres kedua di Hotel Sultan, 17 Februari lalu."Seharusnya segera setelah perdebatan terjadi itu Pak Jokowi menyatakan minta maaf. Minta maaf bahwa apa yang disampaikan itu keliru. Itu yang tidak dilakukan," ujar Siti, Selasa (26/2), dalam diskusi bertajuk Rezim Jokowi Menebar Hoax dan Kebohongan di Seknas Prabowo-Sandi, Jakarta,

Calon presiden Jokowi pada debat kedua menyampaikan sejumlah data yang kemudian dia koreksi. Salah satunya adalah data soal konflik agraria dan kebakaran hutan.Soal konflik agraria, Jokowi saat debat mengklaim hampir tak ada lagi konflik agraria dalam kuru 4,5 tahun terakhir. Padahal data dari Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) menyebut pada 2018 saja tercatat 807,17 ribu hektare lahan di Indonesia mengalami konflik.Lalu, soal kebakaran hutan Jokowi saat debat menyatakan tidak terjadi lagi kebakaran hutan dan lahan gambut selama tiga tahun. Padahal, faktanya, kebakaran hutan dan lahan masih terjadi bahkan sampai hari ini.

Jokowi sebenarnya meluruskan klaim data-datanya beberapa hari setelah debat. Di sisi lain, Siti menuturkan kekeliruan data termasuk kesalahan fatal karena debat berfungsi sebagai ajang memberikan edukasi kepada masyarakat. Untuk menghindari kekeliruan serupa, Siti mengimbau pasangan capres-cawapres untuk memberi tahu publik bahwa data yang disampaikan adalah data perkiraan."Kita harapkan kalau tidak tahu calon itu lebih baik mengatakan mobon maaf. Mohon maaf untuk jumlah angka kira-kira segini sehingga tidak salah," ujar Siti.

Lebih lanjut, Siti memaklumi apabila pasangan calon menyampaikan argumen yang tidak lengkap pada saat debat capres-cawapres. Pasalnya, waktu untuk menjawab pertanyaan sangatlah singkat, paling lama dua menit."Ketika harus dua menit jawab pertanyaan apalagi dengan data, jadi bisa dipahami apa yang disampaikan capres tidak utuh. Argumen tidak utuh. Karena dalam dua menit tidak cukup," kata Siti.

Selain itu, ia berharap pada debat putaran ketiga mendatang dapat menggali substansi masalah dan tema yang didebatkan. "Kami usulkan agar kontestasi melalui debat ketiga jauh mencerahkan, edukatif, jauh dari kemungkinan subordinasi apalagi urusan privat," ujarnya.Debat ketiga hanya mempertemukan cawapres Ma'ruf Amin dan Sandiaga Uno. Debat ini digelar 17 Maret 2018 mengangkat tema pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial dan budaya.

Lahan Gambut Dekat Perkampungan Suku Adat Sakai Terbakar

Lahan Gambut Dekat Perkampungan Suku Adat Sakai Terbakar
Kebakaran lahan gambut terjadi di dekat perkampungan masyarakat adat Sakai, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Riau.Seperti dikutip dari Antara, lokasi lahan gambut yang terbakar berupa vegetasi semak belukar sehingga api cepat menyebar.Lokasi kebakaran berjarak sekitar satu kilometer dari permukiman Suku Sakai, yang merupakan komunitas adat asli Riau itu. Kawasan permukiman Suku Sakai di daerah Sungai Samsam itu umumnya rumah-rumah dibangun dari kayu.
Sejauh ini disebutkan belum ada upaya pemadaman kebakaran lahan gambut di lokasi tersebut.

Secara keseluruhan, Pemprov Riau telah menetapkan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sejak 19 Februari hingga delapan bulan ke depan.Hal itu ditetapkan kaerna kebakaran lahan gambut terus membara, terutama di daerah pesisir.Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau menyatakan, Karhutla terjadi sejak Januari hingga Februari 2019 luasnya sudah mencapai 1.136 hektare. Lokasi kebakaran paling luas berada di Kabupaten Bengkalis.BMKG Stasiun Pekanbaru menyatakan citra satelit Terra Aqua pada Selasa pagi, pukul 06.00 WIB menunjukan ada 23 titik panas, yang menjadi indikasi awal Karhutla di Riau.

Titik panas tersebar di Bengkalis ada lima titik, Indragiri Hilir (dua), Pelalawan (delapan), Siak (tujuh) dan Dumai (satu).
Titik panas dengan tingkat keakuratan di atas 70 persen, atau benar-benar titik api kebakaran ada 14 titik. Lokasinya di Bengkalis tiga titik, Pelalawan (tujuh), dan Siak (empat).Sementara itu akibat karhutla yang terjadi masif dalam dua bulan terakhir, ribuan warga di di pesisir Riau dilaporkan mengalami sakit akibat polusi.Kepala Dinas Kesehatan Riau Mimi Nazir di Pekanbaru mengatakan warga yang paling banyak sakit berada di Kota Dumai.

Paling banyak menderita Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA) 2.199 orang, pneumonia ada tujuh orang, asma 52 orang, iritasi mata 58 orang, dan iritasi kulit 28 orang.Kemudian di Kabupaten Bengkalis ada warga terkena ISPA 247 orang, asma (15), pneumonia (4), iritasi mata (24), dan iritasi kulit (13). Warga yang menjadi korban asap di Kabupaten Rohil sebanyak 42 orang terkena ISPA, asma (4), mata (8), dan iritasi kulit (16).Tim krisis kesehatan dari Dinas Kesehatan Provinsi Riau menuju Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, membawa bantuan untuk warga yang terpapar asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Gubernur Riau Syamsuar menyatakan segera mengirim bantuan masker dan obat-obatan ke Pulau Rupat, Bengkalis yang hingga kini diselimuti kabut asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla)."Kita segera kirim bantuan kesehatan dan masker. Saya sudah minta Pak Sekda untuk segera siapkan dan kirim ke sana," kata Syamsuar kepada Antara di Pekanbaru, Senin (25/2).

Ia menuturkan saat ini Pemerintah Provinsi Riau dan Pemerintah Pusat terus fokus menangani Karhutla yang terjadi di Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis.Ratusan personel gabungan dari TNI, Polri, Manggala Agni, hingga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta masyarakat setempat berjibaku melakukan pemadaman.Selain upaya pemadaman karhutla di Riau, dia juga memastikan bantuan kesehatan segera dikirim ke Pulau terluat di Pesisir Riau tersebut.

Diberdayakan oleh Blogger.