Senin, 16 Mei 2016

Anda Akan Kaget Dengan Apa Yang Ada Dibalik Pakaian Wanita Seksi Ini


BERITA KOCIK - Saat melihat pakaian wanita ini yang menunjukkan keseksian tubuhnya, Anda akan mengira wanita ini berpropesi sebagai model atau bahkan wanita penghibur. Namun siapa sangka di balik keseksian dan kecantikan wanita ini ternyata tersimpan sesuatu yang sangat mengejutkan, yakni wanita ini berpropresi sebagai peretas.
Ketika mendengar propesi sebagai peretas atau hacker, biasanya akan terbayang sosok pribadi dengan kacamata tebal, kutu buku , atau penampilan yang sangat tersembunyi. Namun wanita asal Tiongkok yang mengaku sebagai 'Sexy Cyborg' ini , memiliki penampilan yang terkesan cantik dan seksi.


Seperti dilansir dari elitereaders , penampilan fisik dan busana 'Sexy Cyborg' ini jauh dari kesan dramatis layaknya seorang peretas. Bahkan peretas seksi ini mengklaim dirinya mampu menerobos barisan pengamanan dengan penampilan tubuh bagian atas nya, yang bisa membuat mata pria terpukau. Namun ternyata, di balik bentuk tubuh nya yang seksi, tersimpan beberapa peralatan canggih untuk membobol sistem keamanan.

Wanita yang enggan mengungkapkan identitas aslinya ini, berhasil memunculkan karisma seksi dan berbahaya pada diri nya dengan penampilannya seksinya ini. Namun bila di telisik pada bagian sepatu heels yang di kenakannya. Wanita ini menyembunyikan perangkat canggih untuk membobol sistem keamanan. Karena menurut pengakuan nya, akan sangat sulit jika menempatkan alat alat canggih nya pada tas, pulpen , atau handphone ketika menembus barisan pengamanan saat memata-matai perusahaan, karena akan mudah terdeteksi.


'Sexy Cyborg' sendiri terinspirasi dari metode yang digunakan serial Mr Robot asal AS. Dia merancang sendiri sepatu canggihnya yang digunakan untuk membantu kinerjanya sebagai peretas dan mata-mata. "Jadi Waspadalah !!! Jangan tertipu dengans sebuah penampilan.

TERUNGKAP! Inilah Alasan Bocah SMP Tancapkan Cangkul di Kelamin Eno Parinah




BERITA KOCIK - Motif siswa SMP membunuh Eno Parinah (19) dengan cara menancapkan gagang cangkul di kelamin korban akhirnya terungkap. Siswa SMP berinisial RA (15) membunuh Eno Prinah karena menolak berhubunhan badan.

Pembunuhan sadis bermula pada Kamis (12/5/2016) sekitar pukul 23.30 WIB. Saat itu, RA mendatangi mess Eno Parinah di Kampung Jatimulya, RT 01/RW 04, Desa Jatimulya, Kosambi, Tangerang.

Di dalam mess korban, RA dan Eno Parinah terlibat ciuman mesra. Tak kuat menahan birahi, RA ingin menyetubuhi korban. Namun Eno Fahira menolak karena takut hamil.

Penolakan Eno Parinah membuat RA kecewa. RA lalu keluar kamar meninggalkan Eno Parinah. Namun, tak lama kemudian, RA kembali masuk ke dalam mess Eno bersama dua temannya.

Di dalam kamar, RA dan dua temannya memaksa Eno Parinah berhubungan badan. Eno Parinah melawan, tetapi tak bisa berkutik lantaran dikepung 3 pria.

Eno Parinah lantas ditelanjangi, disiksa, dan dibunuh secara sadis menggunakan gagang cangkul yang didapatkan tersangka di luar kamar.

Sebelumnya, tersangka yang masih pelajar SMP ini menggigit payudara Eno Parinah. Kemudian menyuruh kedua temannya mengangkat kedua paha korban dan menusukkan gagang cangkul ke kelamin Eno Parinah.

Setelah memastikan Eno Parinah tewas, para tersangka meninggalkan mess dengan membawa ponsel korban. Mayat Eno Parinah ditemukan teman pabriknya pada Jumat, 13 Mei 2016.

Eno Parinah ditemukan dalam posisi telentang tanpa busana, hanya ditutupi bantal dan pakaiannya. Di kemaluanya tertancap gagang pacul.

Polisi berhasil menangkap para pelaku Pada Minggu pagi (15/5/2016). Polisi dari Polres Metro Tangerang dan Polda Metro Jaya mengamankan tersangka yang diketahui memiliki hubungan khusus dengan Eno Parinah.

Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti yang disita adalah, sepotong kaos oblong hitam, celana pendek jeans tersangka, sandal jepit dan handphone milik tersangka. Ada juga sebuah ponsel milik korban.

”Sejak ditangkap pukul 3 pagi (Minggu), terduga pelaku memberikan keterangan yang tidak konsisten. Awalnya mengaku melakukan sendiri, kemudian berubah melakukan berdua,” ujar Kasatreskrim Polres Metro Tangerang AKBP Sutarmo.

Diberdayakan oleh Blogger.