Jumat, 13 Mei 2016

Para Ilmuwan Mulai Rancang Pesan Bersama Untuk Alien, Anda Ingin Bergabung?


BERITA KOCIK - Jaringan peneliti seluruh Inggris Raya mulai memutuskan untuk membuat sebuah pesan kepada makhluk asing atau alien, tetapi mereka terpecah soal apakah pesan itu harus dikirim ke luar angkasa atau tidak.

Kelompok ini akan ikut serta dalam kontes Breakthrough Message yang menawarkan hadiah 1 juta dollar AS untuk membuat pesan digital yang bisa mewakili peradaban manusia.

Hadiah ini merupakan upaya baru untuk mempercepat pencarian makhluk asing pintar yang ditawarkan oleh Searching for Extra Terrestrial Intelligence atau SETI. Memang selama ini, para ahli telah lama berdebat mengenai perlunya upaya pencarian makhluk asing.

Para peneliti berkesimpulan bahwa mencari makhluk asing luar angkasa (E.T.) bisa saja, tetapi mencoba untuk menghubungi mereka akan menimbulkan kekhawatiran seandainya mereka ada, dan kemudian dua peradaban bertemu.

Inilah yang menjadi perdebatan dalam konferensi UK Seti Research Network atau UKSRN di Leeds, Inggris. Saat itu, 20 orang anggotanya terpecah dalam dua kelompok saat pemungutan suara secara informal.



Bisa Terjadi Benturan Peradaban

Dr Anders Sandberg asal Oxford University beserta koleganya membentuk kelompok kerja mengenai bagaimana pesan itu seharusnya dibuat dan apa isinya. Program Breakthrough Message didirikan oleh ilmuwan miliarder Yuri Milner dan kompetisinya terbuka bagi siapa saja.

“Ada kemungkinan kami akan dikalahkan oleh seorang anak sekolah yang entah berasal dari mana,” kata Dr Sandberg.

Jika usulan tim Inggris Raya ini berhasil, Dr Sandberg menyatakan mereka akan menyumbangkan uangnya ke riset SETI, yang beberapa tahun ini tak punya dana dan kredibilitas di Inggris.

Dr Jill Stuart, ahli hukum dan kebijakan angkasa dari London School of Economics, walau bukan anggota UKSRN, menyambut prakarsa kelompok ini. Ia menyatakan dukungan agar manusia menyatakan keberadaannya di alam semesta ini. Namun, banyak tanggapan yang lebih khawatir karena berbagai alasan.

Yang paling naif adalah, apabila makhluk luar angkasa benar-benar akan datang karena pesan itu, lantas yang datang adalah yang ganas (predator) dan memakan manusia. Tapi hal itu dibantah, “Kemungkinan itu kecil terjadi,” kata Dr Sandberg.

“Namun, ada versi yang lebih canggih yang bisa kita lihat, yaitu jika peradaban yang maju berjumpa dengan peradaban yang kurang maju,” katanya sambil menutup parnyataannya yang membuat penasaran.

Diberdayakan oleh Blogger.