Jumat, 01 Juli 2016

Bravo TNI Siapkan Kapal Perang , Pesawat Tempur dan Rudal Penangkis Serangan Udara di Natuna


BERITA KOCIK -  Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum , dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan optimis pembangunan pangkalan induk pertahanan negara di pulau Natuna, dapat terwujud. Bahkan, Luhut mengatakan, proyek penguatan pertahanan Indonesia di dekat kawasan Laut China Selatan itu akan segera direalisasikan.

"Iya kami harapkan akhir tahun ini mulai bangun. Pembangunan itu untuk tiga tahun di mulai bangun. 
Pembangunan itu untuk tiga tahun mulai 2017-2019," ujar Luhut di hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Rabu (29/6).Kendati memastikan pembangunan pangkalan induk dalam waktu dekat, Luhut enggan merinci anggaran yang disiapkan pemerintah. "Anggarannya masak saya kasih tahu kamu," ucap Luhut. Sebelumnya, pemerintah berencana menjadikan Kepulauan Natuna sebagai home base (pangkalan induk) pertahanan negara di ujung terluar.

Hal itu disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pasca kunjunganya ke kawasan Natuna bersama sejumlah menteri beberapa waktu lalu.Rencananya, pangkalan induk itu akan dilengkapi fasilitas pesawat tempur, kapal perang, dan diisi oleh sejumlah pasukan elite dari TNI AL dan TNI AU.
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengatakan bahwa anggaran pertahanan yang diterima oleh Kementerian Pertahanan-TNI saat ini akan diprioritaskan untuk penguatan pangkalan militer di Natuna.

Ryamizard sudah memerintahkan untuk disiapkan tiga kapal TNIAL, satu pesawat tempur, radar, dan rudal penangkis serangan udara."Sembilan bulan lalu saya ke sana (Natuna). Saya sudah tentukan ada tiga kapal, kemudian ada satu pesawat tempur," ujar Ryamizard. Perbaikan dari sisi infrastruktur pun akan dilakukan pada pelabuhan dan pelebaran landasan pesawat tempur.Selain itu, terdapat juga penambahan personel tentara dari marinir TNI AL dan Pasukan Khas TNI Angkatan Udara (Paskhas).
"Kalau ada kapal berarti harus ada pelabuhannya.

 Landasan pesawat juga harus dilebarkan dan dibaguskan. Ditambah ada marinir dan Paskhas," kata Ryamizard.Sisa anggaran pertahanan lainnya, kata Ryamizard, akan digunakan untuk memperbaiki alat utama sistem pertahanan (alutsista) yang umurnya masih belum terlalu lama, misalnya dalam penggantian suku cadang dan mesin kendaraan perang.Anggaran tersebut juga akan digunakan untuk membeli alat kelengkapan tempur. Menurut Ryamizard, banyak pesawat tempur Indonesia yang tidak memiliki rudal.

Pembelian tank dan alat komunikasi juga menjadi prioritas pertahanan saat ini."Anggaran kami kan sudah dipotong-potong. Anggaran yang ada juga untuk memperbaiki alutsista yang belum terlalu lama. Ada yang harus ganti mesin. Kedua, melengkapi pesawat tempur yang belum memiliki rudal. Kalau sudah lengkap semua, baru nambah. Begitu prioritasnya. Jadi, jangan sampai jadi besi tua," ucap dia.
Anggaran untuk Kementerian Pertahanan dan TNI ialah untuk tahun anggaran 2017. Sebab, pemerintah memang memiliki anggaran yang terbatas.Kementerian Pertahanan dan TNI telah mengajukan anggaran tahun 2017 sebesar Rp 104 triliun-Rp 107 triliun ke DPR.

Video : Seorang Gamer di dapati Brain Dead (Saraf Otak) Akibat Bermain Nonstop Selama 1 minggu.


BERITA KOCIK - Bermain game merupakan kegiatan yang sangat mengasyikan. Namun sayangnya, sebagian gamers yang tergolong di kasta "Hardcore" seringkali lupa waktu saat bermain game. Tidak hanya itu, merekapun terkadang lupa akan kondisi tubuhnya sendiri karena terlalu seru bermain game.

Pola hidup gamers hardcore tersebut sangat disayangkan. Sebab, gamers tersebut sangat rawan terkena penyakit mematikan salah satunya penyakin bernama Brain Dead. Walaupun namanya sangat asing ditelinga, namun penyakit yang satu ini sangat mematikan. Bagaimana tidak, penyakit tersebut mampu merenggut nyawa korbannya secara diam-diam.

Menurut informasi yang dituturkan pengguna forum merdeka dengan akun bernama shadowx, penyakit ini timbul karena darah yang tidak mengalir ke otak sehingga otakpun tidak berfungsi lagi. Sedangkan organ-organ lainnya seperti ginjal, jantung dan juga liver masih berfungsi namun hanya untuk sementara.


Penyakit Brain Dead ini sebelumnya pernah menimpah salah seorang gamers asal taiwan bernama Hseih, saat itu ia tidak henti-hentinya bermain game online di warnet. Sampai suatu ketika, gamers berumur 32 tahun tersebut pun lemas tak berdaya karena terserang penyakit tersebut. Berikut ini video yang membuktikan bahayanya penyakit Brain Dead yang sering menimpa gamers hardcore.

Untuk menghindari penyakit ini, setiap gamers harus bisa memanajemen waktu antara bermain game dan juga istirahat agar otak serta mata rileks. Bukannya untuk menghalangi kalian dalam bermain game, namun hal ini demi kesehatan dan menghindari kalian dari penyakit berbahaya yang satu ini.

Kamis, 30 Juni 2016

Wajah Disebut Mirip Hantu Valak !! Ratna Sarumpaet Ngamuk Merembet ke Ahok dan Jokowi


BERITA KOCIK - Salah satunya adalah seorang netizen pengguna akun @ripeldasimanjuntak yang menyebutkan bahwa dirinya pernah kagum kepada Ratna.Kendati begitu, imbuh akun @ripeldasimanjutak, kekaguman tersebut hilang setelah Ratna berteman dengan Valak.
“Ibu @rsarumpaet maaf jika saya kecewa dgn ibu. Saya dulu sangat kagum dgn ibu yg memperjuangkan hak rakyat yg tertindas. Tp sayang semenjak ibu berteman dgn VALAK (org yg sok suci dgn penampilan tp verwujud iblis didalam) semua rasa kagum musnah. Lanjutkan ibu perjuanganmu menyalah yg benar dan membenarkan yg salah. #hidupAhokJokowi,” tulis @ripeldasimanjuntak. Ratna yang tadinya diam, langsung bereaksi terhadap komentar pedas tersebut.

Wanita yang sempat diciduk polisi saat unjuk rasa di wilayah Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Barat, itu langsung menyebut netizen itu pecundang bodoh.

“Ibu @rsarumpaet maaf jika saya kecewa dgn ibu. Saya dulu sangat kagum dgn ibu yg memperjuangkan hak rakyat yg tertindas. Tp sayang semenjak ibu berteman dgn VALAK (org yg sok suci dgn penampilan tp verwujud iblis didalam) semua rasa kagum musnah. Lanjutkan ibu perjuanganmu menyalah yg benar dan membenarkan yg salah. #hidupAhokJokowi,” tulis @ripeldasimanjuntak.

Ratna yang tadinya diam, langsung bereaksi terhadap komentar pedas tersebut.

Wanita yang sempat diciduk polisi saat unjuk rasa di wilayah Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Barat, itu langsung menyebut netizen itu pecundang bodoh.

“Saya tidak perduli orang kagum atau tidak kagum sama saya @ripeldasimanjuntak Tugasku memperjuangkan kebenaran. Kalau kau sudah sedemikian kaya hingga matamu tidak mapu lagi melihat bangsa ini sedang jatuh miskin dan itu akibat ketidak mampuan Jokowi – itu urusanmu,” tulis Ratna Sarumpaet.

Bahkan, Ratna menyebut netizen itu penjilat Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Presiden Joko Widodo.

“Buat aku kamu cuma pecundang bodoh yg malas dan tidak kritis. Itu yg membuatmu lebih suka jadi penjilat penguasa korup kayak Ahok dan menutup mata atas kegagalan Jokowi,” tambahRatna Sarumpaet.

Bagi aku – 400 KK Warga Ps. Ikan yang miskin itu, yg dengan semena-mena digusur Ahok dengan melanggar UU Agraria Psl 18 dan Perda tentang Relokasi itu dan sekarang hidup di atas puing sambil terus diejek Ahok, JAUH LEBIH PENTING dari kamu. Jauh lebih penting dari Ahok bahkan dari Jokowi,”ujar Ratna.

5 Tindakan Kesalahan Terbesar Saat Mempelajari Hal Baru


BERITA KOCIK - Setiap orang pasti memiliki rasa penasaran untuk mencoba berbagai hal yang menurut mereka baru. Bahkan, tak jarang mereka langsung memutuskan untuk berpindah haluan karena rasa penasaran yang tinggi pada hal tersebut, seperti belajar bahasa asing, instrumen musik, dan lainnya.

Namun, tak jarang pula sebagian besar dari mereka menyerah untuk melakukannya karena beberapa alasan. Hal tersebut terasa sia-sia mengingat pengorbanan uang, waktu, dan tenaga yang dikeluarkan mencoba hal baru tersebut.

Untuk menghindari terjadinya hal tersebut, Anda bisa mencegahnya dengan mengetahui kapasitas diri sendiri dan pantang menyerah. Seperti dilansir dari Lifehack.org pada Rabu (8/6/2016), Liputan6.com merangkum beberapa kesalahan yang harus Anda hindari saat mencoba suatu hal yang baru.

1. Anda tidak membuat tujuan yang spesifik

Kesalahan pertama yang biasa dialami oleh orang yang gagal dalam mencoba suatu hal yang baru adalah karena mereka tak membuat dan merancang tujuan spesifik. Tanpa adanya tujuan tersebut, Anda dapat dengan mudahnya kehilangan motivasi dalam mencoba hal baru tersebut.

2. Anda ragu-ragu dalam mencoba

Kesalahan berikutnya adalah banyak orang yang tidak mau "basah" saat mencoba hal baru tersebut. Totalitas sangat dibutuhkan agar usaha yang Anda lakukan dalam mempelajari hal baru tersebut berhasil. Selain totalitas, Anda juga memerlukan dedikasi agar usaha, tenaga, waktu yang sudah dikeluarkan tidak sia-sia dan bahkan membuahkan hasil manis.

3. Lakukan itu sendiri

Jika Anda ingin mencoba suatu hal yang baru janganlah pernah menunggu orang lain untuk melakukannya terlebih dahulu. Tuntut diri Anda untuk mandiri dan berani melakukan hal tersebut. Tak jarang orang gagal dalam mencoba sesuatu karena adanya istilah "tunggu teman" dan yang terjadi kesempatan untuk berhasil lenyap begitu saja.

4. Menginginkan sesuatu yang sempurna

Satu konsep pemikiran yang keliru ketika Anda ingin mencoba sesuatu hal baru adalah hasil yang sempurna. Jelas itu hampir mustahil dilakukan karena Anda masih dalam proses pembelajaran. Menuntut diri untuk mendapatkan hasil yang sempurna hanya akan menyiksa diri Anda sendiri.

5. Menyerah terlalu cepat

Menurut penulis asal Amerika Serikat, Seth Godin, selalu ada lima alasan mengapa seseorang akan menyerah. Anda merasa seperti kehabisan waktu, uang, merasa takut, tidak serius dalam menjalaninya dan kehilangan minat. Kelima alasan tersebut berakhir pada keputusan cepat untuk Anda menyerah saat mencoba hal yang baru. Cobalah untuk lebih bersabar sehingga keberhasilannya berdampak secara bertahap.

Rabu, 29 Juni 2016

Anak SMA Dipaksa Berhubungan Badan Ditonton Teman-temannya


BERITA KOCIK - Sepasang Anak SMA asyik bug!l dan berhubungan badan layak nya suami istri di teman-temannya yang sedang pesta minuman keras (miras) tradisional alias sering disebut "TUAK".
Penggerebekkan perbuatan asusila ini sempat malu melihatnya, dan meminta pelajar yang sedang pesta seks tersebut untuk berpakaian, baru dilakukan penangkapan. 

Peristiwa ini terjadi di sebuah rumah di Dusun Jagerage, Desa Jageraga, Kecamatan Kuripan, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Dari sebuah rumah itu , polisi menangkap 10 pelajar SMA/sederajat yang terdiri dari 4 siswi dan 6 siswa. "Mereka masih pakai seragam sekolah", kata Kapolsek Kuripan, AKP Nuraini, seperti dilansir oleh saksi polisi.

Menurutnya, penangkapan para pelajar ini berawal dari operasi rutin yang di gelar pihaknya. Saat petugas tiba di rumah itu , pesta tuak sedang berlangsung. Ketika petugas masuk ke dalam rumah, mereka langsung terkejut karena menemukan 10 pelajar tengah asik menenggak tuak. "Rumah itu sudah sering kita gerebek. Karena itu petugas terus memantau aktivitasnya,"ungkapnya.

Parahnya lagi, lanjut AKP Nuraini. ada sepasang pelajar yang tengah berbuat adegan layak nya suami istri dan tidak di hiraukan teman temannya. "kami sampai malu masuk. Saya juga malu melihat kelakuan mereka,"ujarnya.

Seluruh pelajar itu lalu di gelandangkan ke mapolsek dan di beri pembinaan. Mereka diperbolehkan pulang setelah di jemput orang tuanya dan menanda tangani surat dengan perjanjian tak mengulangi perbuatannya.

Diberdayakan oleh Blogger.