Selasa, 02 Agustus 2016

Peristiwa Langkah , Kepala LAPAN Akan Berencana Padamkan Lampu Di seluruh Indonesia, Sebabnya ...


BERITA KOCIK | Berita Terkini -  Ahli astronomi dan astrofisika sekaligus Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Thomas Djamaluddin mengimbau kepada masyarakat untuk ikut serta dalam kampanye 'Malam Langit Gelap'. Lewat akun Facebook, lulusan Kyoto University, Jepang, ini mengajak untuk mematikan lampu selama satu jam mulai dari pukul 20.00 WIB hingga 21.00 WIB tepat pada hari Sabtu, 6 Agustus 2016 mendatang.

Ajakan ini bukan tanpa alasan. Sebab pada malam itu, Galaksi Bima Saksi dengan ratusan miliar bintang akan terlihat jelas membentang dari utara ke selatan. Oleh karena itu, dengan mematikan lampu selama sejam maka polusi cahaya akan jauh berkurang dan masyarakat dapat menyaksikan keindahan langit yang jarang terlihat di malam-malam biasa.

"Kita bisa melihat rasi Angsa (Cygnus) di langit utara dengan Segitiga Musim Panas (Summer Triangle), tiga bintang terang di sekitar rasi Angsa: Vega, Deneb, dan Altair. Di langit selatan kita bisa melihat rasi Layang-layang atau Salib Selatan (Crux) yang sering digunakan sebagai penunjuk arah Selatan. Hampir di atas kepala kita dapat menyaksikan rasi Kalajengking (Scorpio) dengan bintang terang Antares," tulis Thomas seperti dikutip dari akun Facebooknya, Selasa (2/8).

"Mematikan lampu luar selama satu jam, juga sekaligus mengkampanyekan hemat energi seperti Earth Hour. Pada Sabtu, 6 Agustus 2016, saat malam tanpa bulan, kita juga bisa menyaksikan planet merah Mars dan planet bercincin Saturnus bersanding dengan bintang raksasa merah Antares," tutupnya.

Senin, 01 Agustus 2016

DiniHari TNI Siaga, Delegasi Dari 100 lebih Negara Akan Padati Jakarta Besok - Comando


BERITA KOCIK | Berita Terkini - Jakarta, TNI Siaga Delegasi Dari 100 lebih Negara Akan Padati Jakarta Besok - Commando. World Islamic Economic Forum (WIEF) ke- 12 Tahun 2016 akan di lehat mulai dini hari Selasa (2/8) hingga Kamis (4/8). Sebanyak 2.500 delegasi dan 60 tokoh penting, yang berasal lebih dari 100 negara akan menghadiri forum internasional tersebut.

Untuk mengamankan jalannya forum tersebut, Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang tergabung dalam Satuan Tugas Operasi Pengamanan VVIP WIEF Ke-12 Tahun 2016 sudah siaga. Salah satunya personel dan alat utama sistem persenjataan (Alutsista) dari Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar). Koamabar yang tergabung dalam Satgas Operasi Pengamanan Laut itu mengerahkan tiga tim Satuan Komando Pasukan Katak (Satpaska), tiga Kapal Perang Republik Indonesia (KRI), dan dua Heli Bell. Total personel dari unsur Koamabar berjumlah 600 orang.

Kepala Staf Komando Armada RI Kawasan Barat (Kasarmabar) Laksamana Pertama TNI Yudo Margono, mewakili Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksamana Muda TNI Siwi Sukma Adji, Jumat (29/7) lalu, telah memberangkatkan Satgas Operasi Pengamanan WIP 
tersebut dalam suatu upacara pelepasan di dermaga Jakarta Internasional Continer Terminal (JICT), Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Satgas Operasi Pengamanan Laut ini dipimpin Laksamana Pertama TNI  T.S.N.B Hutabarat, yang sehari-hari menjabat sebagai Komandan Gugus Tempur Laut Koarmabar (Danguspurlaarmabar). 

Dalam amanat tertulis Pangarmabar Laksda TNI Siwi Sukma Adji , yang di bacakan Kasarmabar mengatakan Operasi WIP merupakan bagian dari tugas TNI dalam melaksanakan operasi militer selain perang. Hal itu sesuai amanat UU Nomor 34 Tahun 2014 tentang TNI.

Koarmabar selaku Komando Utama (Kotama) Operasi TNI, telah mendapatkan kepercayaan dan tugas mulia dari pimpinan TNI , untuk turut ambil bagian dalam mengamankan event internasional ini. Oleh karena itu , Pangarmabar meminta Satgas Koarmabar, sesuai area operasi yang telah di tentukan, harus mampu menciptakan kondisi keamanan yang kondusif.

"Area operasi yang harus aman dari ancaman dan gangguan, khususnya dari sektor laut, yang dapat mengganggu kesuksesan forum internasional ini,"tegas Pangamabar.

Jendral Kapolri Tito Karvanian Bersumpah Untuk Mencari Dalang Penyebar Isu Di SOSMED


BERITA KOCIK | Berita Terkini - Kapolri Jenderal KePolisian Tito Karnavian telah bersumpah untuk mencari dan menangkap penyebar isu negatif di media sosial (medsos) yang menjadi penyebab terjadinya kerusuhan yang berbau SARA di Tanjungbalai, Sumut. Tito juga menghimbau seluruh masyarakat untuk mewaspadai kabar negatif melalui sosial media yang bisa memancing kericuhan sosial serupa dengan yang telah terjadi di Tanjungbalai.


“Kerusuhan di Tanjungbalai itu ialah adanya kesalahpahaman antara tetangga semata,” sambung Tito usai berdialog dengan tokoh agama dan Forum Kerukunan Umat Beragama di Mapolda Sumut di Medan, Sabtu.

Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian juga menyatakan kerusuhan massa di Tanjungbalai, Sumatera Utara diduga berlatar belakang persoalan individu dalam kehidupan bertetangga. Tito menekankan seluruh lapisan masyarakat harus mempertahankan Sumatera Utara sebagai tempat toleransi umat beragama di Indonesia.

Guna mencegah dan langkah antipasi agar bentrokan tidak meluas, Kapolri bertemu dengan sejumlah tokoh masyarakat dan pemuka agama bertempat di Markas Polda Sumatera Utara. “Agar masyarakat tidak terprovokasi karena ini persoalan individu, serta diminta berpikiran jernih dalam menyikapi masalah ini,” kata Tito Karnavian melalui keterangan tertulis di Jakarta.

TNI POLRI Mengkerahkan Seribu Personil Untuk Pengamanan Dan Kerja Bakti Bersihkan Vihara Tanjung Balai


BERITA KOCIK | Berita Terkini - MEDAN - Kabid Humas Polda Sumut Kombes Rina Sari Ginting mengatakan ratusan masyarakat dan anggota TNI Polri melakukan kerja bakti untuk membersihkan Vihara di Tanjungbalai, Senin (1/8/2016). Kerja bakti diikuti hampir seribuan anggota TNI Polri.

"Situasi terakhir di Tanjung Balai sudah kondusif dan dilakukan kerja bakti berbagai komponen masyarakat dan TNI Polri ke tempat ibadah vihara," katanya.

Menurutnya saat ini ada ratusan anggota TNI Polri yang melakukan pengamanan sekaligus kerja bakti di Tanjung Balai yang berasal dari kesatuan di tubuh Polri dan TNI yakni Brimob sebanyak 500, Polres 200 personil, TNI Angkatan Darat mengerahkan sebayak 100 personil dan 100 personil dari TNI Angkatan Laut.


Rina mengatakan seluruh Police Line yang sebelumnya dipasang di 15 TKP telah dibuka dan hingga saat penyidik reskrim sudah meminta keteranan 39 orang saksi.

"12 orang tersangka yang terdiri dari delapan orang tersangka terkait kasus penjarahan dan empat orang terkait kasus pengrusakan," katanya.

Sebelumnya, terjadi perselisihan antara seorang warga dan pengurus masjid. Kepolisian sebenarnya sempat memediasi warga dan pengurus masjid bersama pihak kelurahan, namun derasnya provokasi di media sosial yang mengatakan masjid tersebut dilarang memperdengarkan azan berujung pada pengerusakan Vihara dan Klenteng.

Minggu, 31 Juli 2016

Penyebab Meninggalnya Penyanyi Mike Mohede, Inilah Sebabnya ...


BERITA KOCIK - Penyanyi bersuara merdu, Mike Mohede, meninggal dunia dalam usia 32 tahun, Minggu (31/7). Rencananya, jenazah Mike akan dimakamkan di TPU Tanah Kusir.Ucapan belasungkawa mengalir deras di media sosial dari berbagai kalangan. Banyak yang tak menyangka kepergian Mike begitu mendadak, padahal semalam dia masih manggung di acara ulang tahun pernikahan mantan presiden SBY dan Ani Yudhoyono.

Menurut manajernya, Indra Djamal, pelantun 'Semua Untuk Cinta' itu sebelumnya dalam kondisi sehat. Mike juga sempat main game dengan temannya di rumah, Minggu (31/7) siang, sebelum kemudian tidur. Saat tidur itu Mike mengalami serangan jantung. Dia sempat dilarikan ke rumah sakit, tetapi meninggal dalam perjalanan.

"Kondisi Mike tidak ada keluhan apa-apa, cuma menjaga makan saja untuk menjaga penampilan," katanya saat ditemui di RS. Premiere Bintaro, Tangerang, Minggu, (31/7/2016) malam.


Banyak selebriti dan musisi yang berdatangan ke rumah sakit, termasuk Mulan Jameela. Dia terakhir kali bertemu Mike tahun lalu di Bali. Waktu itu, Mulan sedang liburan bersama keluarganya.

"Saya respect sama dia. Dia itu pemilik suara surga yang bagus banget," puji istri Ahmad Dhani itu.

Diberdayakan oleh Blogger.