Jumat, 17 April 2020

Beberapa Titik Birahi Pada Tubuh Seorang Wanita

Beberapa Titik Birahi Pada Tubuh Seorang Wanita

Terdapat sekitar 12 titik utama pada sentuhan erotis yang akan membangkitkan gairah wanita. Bagi seorang suami, ini menjadi titik erotis untuk seorang wanita. Anda dapat memilih titik mana saja yang dirasakan cocok dalam memulai suatu hubungan suami isteri.

1. VAGINA
Titik pertama yang bisa menimbulkan puncak kenikmatan ketika berhubungan intim yakni vagina. Harus diketahui bila bagian vagina ini terdapat beberapa titik rangsangan misalnya pada bibir vagina maupun daerah sekitar vagina dan titik puncaknya adalah klitoris, yaitu sebuah daging kecil yang lokasinya tepat di tengah vagina yang memiliki ukuran sebesar kacang tanah. Daging kecil itu bisa menimbulkan kenikmatan yang luar biasa bila disentuh.

2. PANGKAL LENGAN
Pangkal lengan yang terdapat pada bagian dalam cukup sensitif apabila dibandingkan dengan bagian yang terluar. Sentuhlah dengan cara yang lembut lalu coba perhatikanlah reaksinya.

3. KETIAK
Wanita dapat merasa bahagia jika bagian ini disentuh. Apabila anda menyentuh pangkal lengan wanita, lalu anda bisa melanjutkannya pada bagian ketiak. Bagian ketiak memang cukup sensitif, jangan sampai jika menggangu suasana, misalnya membuatnya menjadi geli yang pada akhirnya tidak menjadi terangsang.

4. BELAKANG TELINGA
Untuk titik ini, sentuhan harus dilakukan secara lembut dengan mengurangi tekanan pada tangan lalu anda bisa melakukannya dengan lembut. Untuk bagian ini harus disentuh secara lembut supaya ia terangsang.

5. PIPI DAN BIBIR
Ketika jari jemari telunjuk anda menyentuh titik di belakang telinganya, posisikan supaya jari anda yang lain bisa menyentuh bagian pipi atau bibirnya.

6. PAYUDARA
Sentuhan pada bagian yang sangat empuk ini dengan lembut dengan remasan yang mesra, tentunya pasangan akan menyukainya. Hampir seluruh bagian di payudara merupakan titik yang sensitif. Anda bisa merangsanganya dengan tangan dan lainnya.

7. PUTING PAYUDARA
Puting payudara menjadi titik dari payudara yang cukup sensitif. Puting susu bila disentuh akan menunjukkan adanya tanda bintik-bintik dan semakin mengeras, yang artinya wanita terangsang. Mainkan jari anda di titik ini membuat pasangan semakin bergelinjangan. Ditambah jika bagian ini bukan hanya disentuh dengan jari, maka sensasi yang akan timbul makin luar biasa.

8. PERUT
Seluruh titik pada perut dapat menghasilkan rangsangan yang hebat bila disentuh dengan lembut dan mesra. Apalagi jika sentuhan bukan hanya dilakukan menggunakan tangan.

9. PUNGGUNG
Meskipun terdapat pada bagian belakang, nyatanya punggung juga akan sensitif bila diraba tepat pada titik erotiknya.

11. PANGKAL PAHA
Pangkal paha menjadi bagian pada pinggul yang mengarah pada titik puncak kenikmatan. Rangsangan dengan lembut pada titik ini akan menimbulkan reaksi yang hebat. Umumnya wanita tidak dapat bertahan lama bila sudah dirangsang di titik ini.

12. PAHA
Eluslah bagian ini dengan cara yang lembut. Bila telah mulai muncul bintik-bintik, artinya ransangan telah mulai timbul. Eluslah dengan mesra dan lembut secara terus menerus.

Sabtu, 20 April 2019

Gak Dianjurkan, 7 Pelumas Ini Malah Sering Dipakai Saat Hubungan Seks

Gak Dianjurkan, 7 Pelumas Ini Malah Sering Dipakai Saat Hubungan Seks
Bagi beberapa orang, berhubungan seks tanpa menggunakan apapun termasuk bahan tambahan atau alat bantu itu nikmatnya bukan main. Namun bagi beberapa orang lainnya, bahan-bahan tambahan itu dibutuhkan sebagai bumbu pelengkap momen penuh cinta tersebut.
Salah satu bahan tambahan yang dimaksud adalah pelumas, yang bisa digunakan ketika bercinta. Nah, yang gak banyak orang tahu, tidak semua pelumas aman dan sehat digunakan walaupun sudah banyak orang memakainya. Risikonya memang tidak langsung bisa dirasakan, tapi yang namanya risiko bisa muncul sebagai bahaya nyata kapan saja.

Dilansir dari berbagai sumber kesehatan, berikut ini beberapa pelumas yang sering dipakai saat berhubungan seks tapi tidak dianjurkan!

1. Minyak zaitun

Untuk beberapa kasus, minyak zaitun memang aman digunakan selama berhubungan seks. Namun, kalau kamu menggunakan kondom, sebaiknya jangan pakai minyak zaitun karena bisa menyebabkan kondommu sobek atau rusak.

2. Petroleum jelly

Hindari menggunakan berbagai brand petroleum jelly sebagai pelumas saat berhubungan seks. Menggunakannya secara pribadi alias masturbasi (bagi pria) mungkin aman-aman saja, tapi tidak baik untuk masuk ke dalam lubang tubuh (tahu kan apa saja lubang yang bisa dimasuki saat berhubungan seks?). Melakukannya bisa berisiko membuat lubangmu atau pasanganmu terkena infeksi jamur.

3. Baby oil

Kamu mungkin berpikir bahwa minyak untuk bayi jelas tidak berbahaya karena kandungannya yang aman untuk bayi (yang sensitif), pastinya akan aman kamu gunakan. Padahal tidak. Penelitian yang dipublikasi tahun 2013 menemukan fakta bahwa menggunakan baby oil bisa berisiko menyebabkan bacterial vaginosis maupun infeksi jamur.

4. Minyak kelapa

Sayangnya yang satu ini sangat gak dianjurkan sebagai pelumas saat berhubungan seks. Sifat minyak kelapa yang antibakteri dan antijamur bisa memengaruhi keseimbangan pH alami pada vagina dan berisiko memberikan infeksi jamur. Teksturnya juga bisa merusak kondom kalau kamu harus melakukan hubungan seks dengan kondom.

5. Lotion atau krim untuk kulit
Kamu aman menggunakannya selama losion atau krim tersebut memang diformulasikan dari bahan yang bebas dari wewangian dan dikhususkan untuk kulit sensitif. Sayangnya losion yang seperti ini jarang sekali dan biasanya hanya bisa dengan resep dokter kulit. Apalagi sesuai namanya, “lotion” akan lebih terasa kandungan airnya yang cepat kesat, bukan sensasi minyak yang membuat jadi licin.

6. Sabun mandi
Untuk momen personal alias masturbasi (pria) kamu bisa saja menggunakannya. Tekstur dari sabun jelas bisa merusak kondom, jadi hindari saat kamu harus menggunakan kondom. Perlu diingat juga bahwa sabun cepat mengering dan cenderung memberikan sensasi lengket. Selain itu, kandungannya juga bisa merusak keseimbangan pH alami vagina.

7. Air liur atau ludah

Terutama jika kamu atau pasanganmu sedang sakit, apalagi jika sakitnya menular. Jadi pastikan siapapun yang akan menggunakan ludah di tengah momen seks kalian sedang dalam kondisi sehat. Selebihnya, ludah atau air liur aman digunakan untuk berhubungan seks dan malah bisa membuat birahi kalian makin terbakar.
Itulah 7 bahan yang paling sering digunakan untuk berhubungan seks tapi sebenarnya tidak dianjurkan karena risikonya. Sudahlah, guys, ada banyak kok pelumas khusus berhubungan seks yang memang diformulasikan aman digunakan di momen spesial tersebut. Tidak ada salahnya kamu membelinya, agar terhindar dari berbagai risiko kesehatan yang mungkin muncul.

Kamis, 18 April 2019

15 Kesalahan "Kecil" Saat Seks Ini Masih Sering Dilakukan Banyak Orang

15 Kesalahan "Kecil" Saat Seks Ini Masih Sering Dilakukan Banyak Orang
Seks itu semestinya menjadi momen paling nikmat untuk kalian berdua. Walaupun definisi nikmat itu relatif, tapi ada standar dasar yang sebenarnya perlu dipahami setiap pasangan.Merasa sudah melakukan semuanya dengan benar saat berhubungan seks? Coba cek dulu, mungkin ada satu atau bahkan beberapa kesalahan 'kecil' (atau dianggap kecil oleh banyak orang, padahal tidak demikian) soal seks berikut ini yang masih sering kamu lakukan!

1. Malu berbicara soal seks

Nyaman (bahkan sering) melakukan hubungan seks tidak lantas membuat seseorang juga merasa cukup nyaman untuk berbicara soal seks. Padahal, komunikasi soal yang satu ini penting untuk dilakukan bersama dengan pasangan. Jangan sampai karena kamu atau pasangan merasa malu membicarakan fantasi dan preferensi masing-masing justru berujung pada kualitas seks yang menurun

2. Tidak orgasme = kegagalan

Terkadang, orgasme bukanlah tujuan akhir dari seks. Alih-alih demikian, kenikmatan seksual justru diperoleh melalui proses, mulai dari kamu dan pasangan saling menggoda, mulai merasa bergairah, bereksperimen dengan berbagai sentuhan, fantasi, dan lain-lain. Bila fokusmu hanya pada orgasme, keseluruhan pengalaman kenikmatan seksual tersebut tidak akan kamu dapatkan dan hanya akan membuatmu merasa terbebani dan cemas.

3. Berasumsi bahwa pasanganmu adalah ahli seks dan dapat membaca pikiranmu

Sekalipun pasanganmu begitu mencintaimu, bukan berarti dia selalu tahu (apalagi dengan tepat) tentang cara untuk membahagiakan dan memuaskanmu di ranjang. Terutama bagi wanita, tidak perlu malu untuk mengatakan pada pasangan bagian mana saja yang kamu ingin dia sentuh. Pun dengan bagian maupun hal-hal yang membuatmu kurang nyaman saat melakukan seks, tidak perlu takut untuk mengutarakannya.

4. Menggantungkan orgasme hanya pada usaha pasangan

Fokus untuk menyenangkan pasangan saat seks merupakan hal yang bagus, tetapi seks tidak semestinya hanya 'diusahakan' oleh satu pihak. Untuk membuatmu orgasme, kamu tidak seharusnya menggantungkan dari usaha pasangan semata. Kamu juga perlu untuk melakukan hal-hal yang dapat membantumu mencapai puncak, terlebih mengingat bahwa kamu sendirilah yang paling tahu bagian mana dan bagaimana untuk memperoleh kenikmatan tersebut.

5. Meremehkan pentingnya seks bagi pasangan
Perbedaan libido merupakan hal yang juga cukup sering dialami oleh pasangan. Biasanya, individu dengan libido yang tinggi cenderung merasa 'bersalah' dan berpikir bahwa pasangannya mempunyai pikiran dirinya sebagai objek seks. Karena itu, diskusi dengan pasangan terkait hal ini sangat penting agar masing-masing pihak tidak merasa bersalah maupun salah paham.

6. Kurangnya komunikasi saat sedang melakukan seks

Seks seharusnya juga menjadi salah satu cara untuk membuat hubungan dengan pasangan menjadi lebih baik dan lebih kuat. Maka dari itu, ketika sedang melakukan hubungan seks, penting untuk menjaga komunikasi dibandingkan hanya sekadar menjalankan hubungan fisik tersebut. Selain sembari mengucapkan kata-kata yang positif, menjaga kontak mata dengan pasangan saat sedang melakukan seks juga merupakan bentuk komunikasi yang perlu dilakukan.

7. Menolak berhubungan seks berarti menolak pasangan

Tidak selamanya kamu dan pasangan selalu  berada di dalam gairah dan mood yang sama untuk bercinta. Oleh sebab itu, jangan terburu merasa sakit hati dan berpikiran terlalu jauh ketika pasangan menolak untuk melakukan seks di suatu waktu tertentu. Ingat, menolak untuk bercinta bukan berarti menolak kehadiranmu.

7. Berasumsi bahwa kebersihan selalu sebanding dengan kesehatan
Boleh jadi, kamu atau pasanganmu terlihat sangat menarik, rapi, dan menjaga kebersihan dari luar. Namun, hal ini bukan jaminan bebas dari penyakit menular seksual (PMS), terlebih dalam kenyatannya PMS tidak menunjukkan gejala di luar. Selalu terapkan kehidupan seks yang sehat dengan berdiskusi soal kondisi masing-masing berikut cara untuk selalu aman dan sehat.
8. Berhenti melakukan seks ketika laki-laki tidak lagi ereksi

Seks bukanlah sebatas soal penetrasi dan ereksi. Seks mencakup keseluruhan yang lebih luas: sentuhan yang nyaman dan menyenangkan, kesenangan yang lebih santai, dan sebagainya. Laki-laki yang belum mencapai ereksi pun bukan berarti dia tidak sedang menikmati atau tidak memiliki ketertarikan--pun sebaliknya, ereksi juga bukan berarti selalu soal penetrasi.

9. Melupakan 'follow up' setelah seks berakhir

Apa yang dilakukan setelah seks tidak kalah penting dengan seks itu sendiri. Selesai bercinta, kamu mungkin 'terburu' untuk jatuh tertidur atau bahkan melanjutkan aktivitas yang harus dilakukan seperti bekerja. Alih-alih selalu seperti itu, cobalah untuk melakukan sedikit usaha agar meningkatkan ikatan emosi di antara kamu dan pasangan seperti percakapan singkat yang hangat.

10. Melakukannya seperti di film porno
Seks yang disajikan di dalam film-film porno berbeda dengan seks yang berada di dunia nyata. Di dunia nyata, kamu mungkin akan mengalami queefing, tidak ada desahan maupun teriakan yang sedemikian heboh, orgasme yang begitu 'hebat', ukuran penis maupun payudara yang tidak sebesar disajikan dalam fantasi, dan sebagainya. Karena itu, jangan terlalu terpaku dengan apa yang kamu ketahui sebatas dalam film maupun buku.

11. Tidak sebaiknya tertawa saat queefing maupun kentut
Sekali lagi, di dunia nyata, seks tidak selalu berjalan semulus yang disajikan dalam fantasi. Kamu dan pasangan sangat mungkin mengalami sendawa, kentut, queefing, dan sebagainya. Meski hal-hal ini mungkin terkesan dapat membuatmu dan pasangan sedikit kehilangan konsentrasi atau bahkan menurunkan gairah, cobalah untuk dapat lebih adaptif terhadap hal-hal yang memang secara normal terjadi pada tubuh dan kehidupan nyata.

13. Gaya missionary dan cowgirl sepanjang waktu

Ada sangat, sangat banyak posisi dan gaya seks selain missionary dan cowgirl yang dapat kamu dan pasangan lakukan. Yang perlu kamu dan pasangan ketahui, mencoba hal-hal baru seperti ini bukan berarti menunjukkan ketidakpuasan terhadap pengalaman seks yang dimiliki. Tidak ada salahnya untuk mencoba posisi dan gaya baru bersama pasangan dengan catatan kamu dan pasangan merasa nyaman dan aman untuk melakukannya.

14. Melewatkan protektor hanya karena kamu dan dia telah lama berhubungan
Seks sehat selalu penting untuk diterapkan meski kamu dan pasangan telah menikah sekalipun. Bila kamu dan pasangan tidak rutin untuk melakukan pemeriksaan kesehatan seksual, tidak ada salahnya untuk menggunakan alat kontrasepsi sebagai untuk proteksi.

15. Menekan satu area super sensitif yang satu ini pada wanita

Fourchette merupakan bagian pertemuan ujung bawah labia mayora dan minora sekaligus menjadi spot yang paling sering dirasakan sakit oleh wanita saat bercinta. Friksi yang berlebihan di area sensitif ini menyebabkan rasa tidak nyaman pada wanita seperti pembengkakan, sensasi terbakar, hingga robek. Untuk mengantisipasinya, perlu dilakukan 'pemanasan' yang cukup berikut foreplay, memeriksanya secara teratur selagi bercinta, dan menghentikan aktivitas seks bila mulai terasa sakit.
Seks tidak selalu soal hubungan fisik dan mencapai orgasme, tetapi lebih pada soal meningkatkan kualitas hubungan emosionalmu dengan pasangan. Karena itu, jangan abaikan komunikasi dengan si dia agar masing-masing tetap merasa nyaman dan aman, ya!

Senin, 15 April 2019

5 Hal yang Bisa Dilakukan Saat Anda Merasa Tidak Cukup Pantas untuk Pasangan

5 Hal yang Bisa Dilakukan Saat Anda Merasa Tidak Cukup Pantas untuk Pasangan
Ada saatnya bagi semua orang untuk merasa minder dan meragukan dirinya sendiri. Perasaan tersebut bahkan dapat muncul saat menjalin hubungan asmara sehingga membuat Anda merasa tidak pantas untuk pasangan. Alih-alih memperoleh ketenteraman dari hubungan yang Anda jalani, emosi negatif terhadap diri sendiri yang dibiarkan berlarut-larut justru dapat menjadi masalah dalam hubungan percintaan.

Mengapa Anda merasa tidak pantas untuk pasangan?

Munculnya emosi negatif mengenai diri sendiri merupakan hal yang wajar, tapi dampaknya akan merugikan hubungan bila tidak lekas diatasi. Sebelum mencoba berbagai cara untuk menghilangkannya, Anda perlu memahami penyebabnya terlebih dulu. Perasaan negatif tersebut dapat dipicu oleh sejumlah faktor, seperti:

Kepercayaan diri yang rendah
yang membuat Anda merasa tidak memenuhi standar untuk membangun hubungan dengan orang lain. Perasaan negatif yang berkepanjangan akan membuat Anda merasa tidak berguna, bahkan tidak memiliki harapan.

Gangguan psikologis
Depresi atau gangguan kecemasan mungkin paling sering jadi pemicunya. Jika Anda merasa mengatakan sesuatu yang tidak seharusnya, maka akan mempengaruhi harga diri dan menyalahkan diri sendiri.Hal inilah yang dapat menghambat interaksi dalam hubungan asmara dan membuat Anda merasa tidak pantas untuk pasangan. Berkonsultasilah dengan psikolog atau psikiater bila Anda mengalami tanda-tanda gangguan psikologis ini.

Ada yang memicu Anda merasa tidak cukup baik
Adanya pihak-pihak tertentu yang membuat Anda menganggap diri sendiri tidak cukup baik. Pemicunya bisa berasal dari pengalaman masa kecil, hubungan yang tidak sehat, atau latar belakang sejenisnya.

Lakukan ini saat Anda merasa tidak pantas untuk pasangan
Munculnya perasaan tidak cukup pantas untuk pasangan adalah awal dari siklus hubungan yang tidak sehat. Anda perlu mencegah siklus ini agar tidak berlanjut, misalnya dengan cara berikut:

1. Ungkapkan apa yang Anda rasakan
Jangan memendam emosi negatif Anda sendirian karena ini akan menciptakan dinding di antara Anda dan pasangan. Beritahukan pasangan Anda tentang emosi negatif yang Anda rasakan serta apa saja yang menjadi pemicunya. Cobalah untuk menjadi jujur dan terbuka agar Anda dan pasangan dapat bekerjasama untuk memperbaikinya dan bukan menyalahkannya.

2. Kenali apa yang Anda inginkan
Konflik dalam hubungan asmara sering terjadi saat pasangan memiliki keinginan berbeda. Jika Anda merasa tidak cukup baik, maka terkadang Anda tidak menghargai diri sendiri untuk melihat keinginan Anda sebagai hal yang penting.Oleh karena itu terkadang muncul pikiran bahwa Anda tidak akan meminta apa yang Anda butuhkan karena takut pasangan akan meninggalkan Anda.  Jadi, coba kenali apa yang sebenarnya Anda inginkan setiap kali merasa tidak pantas untuk pasangan.

3. Berhenti membandingkan diri dengan orang lain
Membandingkan diri dengan orang lain, terutama yang dapat melakukan sesuatu lebih baik dari Anda, hanya akan membuat Anda memandang rendah diri sendiri. Hubungan asmara adalah tentang Anda dan pasangan, bukan orang lain.Cobalah mengubah sudut pandang Anda dengan tidak membandingkan diri dengan orang lain, tapi justru membangun koneksi dengan mereka agar Anda bisa berkembang.

4. Cintai diri Anda dan terimalah kekurangan yang ada
Merasa tidak pantas untuk pasangan berarti Anda tidak menerima diri Anda apa adanya. Anda tidaklah sempurna, sama halnya dengan pasangan Anda dan orang-orang yang tampak sukses di media sosial. Anda pun tidak harus memperoleh penghargaan dari semua orang. Cukup dapatkan penghargaan tersebut dari diri Anda sendiri.

5. Kritik diri Anda dengan kata-kata yang membangun
Jika pasangan Anda mampu memberikan kritik yang membangun, mengapa Anda tidak? Hindari mengkritik diri sendiri dengan kata-kata seperti, “Saya tidak cukup pintar”, “Saya tidak bekerja dengan cukup keras”, dan sejenisnya. Gunakanlah kata-kata positif yang membuat Anda merasa berharga dan termotivasi untuk memupuk hubungan ke arah yang lebih baik lagi.

Tanpa disadari, pasangan Anda juga dapat menanggung beban emosional saat Anda merasa tidak cukup pantas untuknya. Ini merupakan cikal-bakal konflik antara Anda yang kehilangan kepercayaan diri dan pasangan Anda yang merasa tidak dipercaya.
Seperti semua orang, Anda pun memiliki keunggulan yang dapat dikembangkan dan kekurangan yang perlu dievaluasi. Jika Anda dapat menerima kekurangan pasangan, maka Anda sejatinya mampu menerima kelemahan diri sendiri dan mencari solusi untuk memperbaikinya.

Kamis, 11 April 2019

Benarkah Kelelahan Membuat Kita Ngiler Saat Tidur?

Benarkah Kelelahan Membuat Kita Ngiler Saat Tidur?
Katanya, ngiler saat tidur terjadi karena tubuh kelelahan. Meski begitu, sebenarnya ada beberapa hal umum yang biasanya jadi penyebab ngiler saat tidur, seperti alergi, radang amandel, atau infeksi sinus. Lantas, apakah benar lelah itu penyebab ngiler saat tidur? Apakah ngiler saat tidur hanya terjadi ketika Anda lelah saja?

Ngiler saat tidur itu wajar
Sebenarnya, ngiler saat tidur adalah hal yang sangat normal. Pasalnya, mulut akan terus memproduksi air liur atau saliva, bahkan saat kita tertidur. Nah, penyebab ngiler saat tidur biasanya karena mulut yang terbuka ketika itu.
Saat tidur, otot-otot tubuh rileks, apalagi jika memasuki tahap REM. Otot area mulut pun juga sama, sehingga mungkin saja Anda tertidur dalam posisi mulut yang terbuka. Mulut terbuka saat tidur juga biasanya disebabkan karena tubuh ingin mendapatkan lebih banyak oksigen, sehingga dengan otomatis Anda bernapas dari mulut. 
Air liur yang terus-terusan diproduksi tersebut tidak bisa tertelan semua karena Anda tertidur, akhirnya air liur terumpuk di mulut dan malah keluar, alias Anda mengiler.

Jadi apakah lelah penyebab ngiler saat tidur?
Sebenarnya, kelelahan tidak bisa dibilang jadi penyebab langsung ngiler saat tidur. Lagi-lagi, ngiler saat tidur adalah hal yang umum terjadi, bahkan pada Anda yang tidak kelelahan sekali pun.
Namun, orang yang kelelahan lebih sering mengalami hal ini. Pasalnya, kelelahan bisa menandakan bahwa Anda sedang stres, depresi, atau bahkan akibat kekurangan tidur selama ini. Nyatanya, berbagai kondisi tersebut yang memicu ngiler saat tidur.
Beberapa ahli juga mengatakan bahwa jika kelelahan bisa disebabkan oleh kondisi yang disebut dengan teror tidur. Nah, salah satu gejala teror tidur adalah ngiler saat tidur.

Cara mengobati ngiler akibat kelelahan
Ngiler adalah hal yang sangat wajar terjadi ketika kita tidur. Oleh karena itu, jika jarang sekali terjadi, tidak diperlukan pengobatan dalam bentuk apa pun. Ngiler tidak akan membuat kita dehidrasi, infeksi, ataupun masalah kesehatan lainnya.
Akan tetapi, jika Anda mengalami hidung tersumbat, alangkah baiknya untuk mulai berkonsultasi dengan dokter. Kemungkinan besar penyebab ngiler saat tidur yang harus diwaspadai adalah infeksi sinus.
Jika situasi ini sering terjadi ketika Anda tidur, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter agar mengetahui penyebabnya dan bagaimana cara mengatasi hal tersebut.

Setelah Anda mengetahui apakah benar kelelahan menyebabkan ngiler ketika tidur dan cara mengatasinya, mungkin Anda bisa mulai mengelola rasa lelah di dalam tubuh Anda.
Mulai dari mengatur jam tidur hingga mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat. Walaupun sebenarnya situasi ini tidak dikatakan berbahaya, lebih baik untuk menyingkirkan hal yang mengganggu Anda ketika terbangun di pagi hari.

Diberdayakan oleh Blogger.