Senin, 29 Agustus 2016

Heboh !!! Seorang Gadis Cantik Jualan Gorengan Di Binjai Sebab ...


BERITA KOCIK - Seorang gadis cantik yang masih berusia 16 tahun bernama Tengku Indri Tri Wardani , gadis cantik warga Gang Karya, Lingkungan V, Kelurahan Kartini, Binjai. Gadis cantik tersebut berjualan gorengan tanpa ada rasa malu atau gengsi sedikit pun terhadap sindiran dari berbagai banyak teman-temannya. 

Usai pulang dari sekolah, bungsu dari tiga bersaudara ini tidak malu saat harus mendorong gerobak gorengan menuju lapaknya tempat biasa dia berjualan. Jarak dari rumah sampai ke tempat biasa gadis cantik ini berjualan lumayan jauh dari rumahnya, sekitar berjarak lumayan jauh, 500 meter.


Sejak SD (sekolah dasar), Indri memang sudah membantu ibunya berjualan gorengan. Kondisi sang ibu yang sakit-sakitan, membuatnya mengambil ahli tugas berjualan. Sementara pendapatan sang ayah hanya penarik becak tak cukup untuk menutupi kebutuhan sehari-hari.

"Dari kecil memang sudah jualan. Mengapa harus malu ? Toh ini kan halal,"ujarnya sambil sesekali melayani pembelinya.

Gadis berambut panjang berkulit putih yang mempunyai senyum manis ini bercita-cita menjadi model. "Pengen nya sih jadi model, tapi kalau nggak kesampaian, saya akan kembangkan usaha ini,"ucap siswi kelas XI, SMA NEGERI 2 Binjai ini.

Saat ditanya tentang penghasilan sehari-hari dari penjualan gorengan. Dengan gamblang Indri menjawab. "kalau habis semua dagangan, bisa dapat penghasilan kotor 100ribu,"pungkas Indri.

Semoga Sukses ya Indri ... ^_^

Kamis, 25 Agustus 2016

Ahli : Hakim Bisa Ambil Keputusan Sidang Jessica Tanpa Bukti Langsung Sebab ...


BERITA  KOCIK | Jakarta - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat kembali melanjutkan persidangan dalam kasus dugaan pembunuhan Wayan Mirna Salihin. Kali ini, hakim mendengarkan keterangan saksi ahli hukum pidana dari Universitas Gajah Mada (UGM),  Edward Omar Sharif Hiariej atau dikenal dengan panggilan Eddy Hiariej.

Dalam kesaksiannya, Eddy mengatakan bahwa pembuktian hukum dalam perkara pidana, bisa saja tidak memerlukan bukti langsung atau direct evidence, atau pengakuan dari tersangkanya sendiri.

"Dalam pidana ada yang disebut dengan direct evidence atau tidak memerlukan bukti langsung," kata Eddy di PN Jakpus, Kamis (25/8/2016).

Menurut dia, bukti tak langsung itu bisa didapatkan dari surat, keterangan saksi, keterangan ahli, keterangan terdakwa. "Ini dari surat, keterangan saksi, keterangan ahli, keterangan terdakwa," ungkap Eddy.

Karena itu, lanjut dia, majelis hakim bisa memutuskan dengan bukti-bukti tersebut. "Dengan mendengar keterangan di dalam persidangan, maka hakim dapat memutuskan perkara tanpa adanya direct evidence," pungkas Eddy.

Perlu diketahui, selama persidangan berlangsung, belum ada satu pun saksi yang melihat Jessica memasukkan sianida ke dalam es kopi Vietnam, yang diminum Mirna.

Selasa, 23 Agustus 2016

Nasib Norman Kamaru Kini Sangat Apes , Semua Kariernya Telah Hilang Seketika !!! Inilah Akibatnya ...


BERITA KOCIK | Berita Terkini - Akibat iming-iming ketenaran dan nama besar sebagai artis, Norman Kamaru pernah rela meninggalkan pekerjaan sebagai polisi. Kala itu, Norman dipecat akibat sering bolos syuting di Jakarta.

Sialnya, nama Norman si Goyang Caiya Caiya tak laku di pasaran. Karier menyanyinya pun kandas di tengah jalan. Rasa trauma itu pun masih membekas di hati Norman. Selepas meninggalkan dunia keartisan, mantan polisi Gorontalo ini memilih untuk berjualan bubur daripada kembali meniti karier di dunia hiburan.

Kabar menyebut kalau usaha bubur ayam yang dirintasnya mengalami kebangkrutan dan Norman memilih pulang ke kampung halaman. 

Senin, 22 Agustus 2016

2 Bocah Lajang Nekat Begal Anggota Polisi ! Ini akibatnya !


BERITA KOCIK | Berita Terkini - Medan , Dua orang pemuda tanggung pelaku begal, ditangkap oleh petugas Polisi Sektor Medan Kota. Ke dua dua pelaku yang masih berusia belasan tahun ini diamankan karena membegal anggota polisi.

Kapolsek Medan Kota, AKP Martuasah Tobing mengatakan kedua pelaku yang diamankan yakni
Ahmad Fauzi Habibi (19) dan Andika Prawira Eka Sinurat (19). Sedangkan dua orang kawannnya saat ini sedang diburu.

Martuasah mengatakan, ke empat pelaku yang merupakan kawanan begal yang telah berulangkali melakukan pembegalan tengah mencari mangsa pada pagi hari.Saat tiba di Jalan Brigjend Katamso tepatnya di Simp Baris, anggota Polisi Republik Indonesia bernama Freddy Marpaung ( 27) tengah melintas. Pria yang saat itu mengendarai sepeda motor Vixion Hitam berplat BK 6459 DK tiba-tiba dipepet para pelaku.

"Saat tepat berada di samping korban, para pelaku langsung menodongkan senhata tajam dan mengambil paksa sepeda motor korban lalu para pelaku melarikan diri," katanya, Senin (22/8/2016).
Mendapat laporan adanya peristiwa pembegalan yang menimpa anggota Polri, anggota Polsek Medan Kota bergerak cepat. Anggota Opsnal Polsek Medan Kota yang sedang standby di Simpang Juanda langsung melakukan pengejaran ke arah Jalan Denai dan berhasil menciduk pelaku saat melintas di Jalan Pos.

"Dua orang pelaku berhasil ditangkap sedangkan dua pelaku yang lain berhasil melarikan diri. Saat ini masih dilakukan pengejaran," katanya.

Seorang Kakek Terjun Bebas Dari Mall Centre Point, Pengunjung Terkejut !


BERITA KOCIK | Berita Terkini - Medan ,  Pengunjung Centre Point dikagetkan dengan adanya orang yang bunuh diri. Belum diketahui penyebab pastinya kenapa orang tersebut bisa terjun bebas yang dikabarkan melompat dari lantai 3 gedung Centre Point.


Alhasil, semua pengunjung Centre Point memadati tempat jatuhnya orang tersebut. Sekarang mayat orang yang diduga lompat dari lantai 3 sudah ditutupi dengan terpal. Sampai saat ini, www.tribun-medan.com, Senin (22/8/2016) masih mencari terkait adanya korban yang diduga bunuh diri di Centre Point ini.

Diberdayakan oleh Blogger.